Bawaslu Temukan Ratusan DPS Meninggal Dunia

- Penulis

Rabu, 19 April 2023 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News _ Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Indramayu, menemukan ratusan pemilih yang telah Meninggal Dunia (MD), akan tetapi masih tercantum dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Indramayu, Nurhadi, saat konferensi pers, di Ruang Sentra Gakkumdu, Selasa (18/04/2023). Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan mempertanyakan persoalan DPS yang meninggal dunia, ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indramayu.

Menurut Nurhadi, dalam pengawasan pengumuman yang dilakukan jajaran KPU di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kabupaten Indramayu, terdapat 216 pemilih yang telah meninggal dunia. Namun namanya masih tercantum di dalam DPS. Dengan kata lain, nama-nama pemilih yang meninggal dunia tersebut belum diperbaiki/dicoret dari DPS.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hal ini akan kita tanyakan apakah karena syarat surat keterangan kematian, dan karena di PKPU ada surat keterangan kematian,” katanya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa, terdapat 10 data pemilih yang salah penempatan. Di dalam ketentuan peraturan KPU ketika ada salah satu pemilih dalam satu Kartu Keluarga (KK), maka harus di daftar di satu TPS dan tidak boleh beda TPS.

“Pihaknya akan memberikan saran perbaikan kepada KPU, seperti mencoret 216 pemilih yang meninggal dunia dari DPS serta perbaikan 10 pemilih yang salah penempatan,” ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas, Supriadi, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Chaidar, Koordinasi Divisi SDM, Organisasi dan Diklat, Yati Nurhayati, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi, Tarjono.

Berita Terkait

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.
DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Pakar Sebut Barang–barang Pemberian China Dibuang Pejabar AS demi “Security System”
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:37 WIB

Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:13 WIB

DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Kamis, 11 Jun 2026 - 08:04 WIB