APBD Keerom 2026 Naik. Bupati Piter Gusbager : “Pemkab Keerom Prioritaskan Bayar Utang Daerah.”

Selasa, 9 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id/KEEROM – Bupati Kabupaten Keerom Piter Gusbager menyampaikan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Keerom tahun 2026 naik dari tahun lalu menembus angka Rp 1,175 triliun lebih.

Dengan penetapan yang dilakukan pada akhir November 2025 ini, Pemkab Keerom memprioritaskan dalam menyelesaikan seluruh hutang daerah yang turut diwariskan sejak tahun 2018 silam.

Selaku Kepala Daerah, dirinya menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan utang yang juga diakui oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pemkab Keerom telah mengalokasikan dana yang sangat signifikan untuk pelunasan utang tersebut.

“Nilainya cukup besar dan kita anggarkan untuk penyelesaian utang, puluhan bahkan sampai ratusan miliar,” ungkap orang nomor 1 Kabupaten Keerom itu, pada Senin (8/12/2025).

Pihaknya menyampaikan permohonan maaf dan meminta kesabaran dari seluruh mitra pemerintah daerah yang masih memiliki sisa pembayaran atau piutang.

“Kepada semua mitra pemerintah Kabupaten Keerom berharap agar bersabar dan saya sampaikan permohonan maaf, pada tahun depan semua pihak yang telah berkontrak dengan Pemda Keerom hak-haknya akan kami bayarkan,” ujarnya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar penataan dan pembenahan sistem keuangan daerah yang sedang dilakukan Pemkab Keerom sesuai arahan BPK RI.

Bupati Gusbager juga menjamin program strategis dan pelayanan publik tidak akan terganggu, meskipun fokus pada pelunasan utang daerah.

“Pembayaran utang ini bukan berarti program strategis dan layanan kepada masyarakat dan ASN akan terganggu, itu tidak,” tegasnya.

Lanjut katanya lagi, Pemkab Keerom memastikan peningkatan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur jalan, listrik, dan air bersih, serta pemenuhan kebutuhan dasar lainnya. (Red).

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru