Air Kehidupan dari Lereng Campaka: TMMD ke-126 Kodim 0608/Cianjur Wujudkan Pipanisasi demi Asa Warga Wangunjaya”

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

CIANJUR – Di tengah hamparan perbukitan Desa Wangunjaya, Kecamatan Campaka, suara gotong royong kembali bergema. Prajurit TNI bersama masyarakat setempat bahu membahu menyalurkan “air kehidupan” melalui program pipanisasi — bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0608/Cianjur, Kamis (16/10/2025).

Program ini menjadi napas baru bagi warga desa yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. Di bawah teriknya matahari, para prajurit dan warga tampak tak kenal lelah menggali tanah, menata pipa, dan menyambung saluran demi mengalirkan air hingga ke pemukiman warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami fokuskan pengerjaan pada program unggulan KASAD, yakni pembuatan pipanisasi di lima titik lokasi. Saat ini prosesnya terus berjalan agar kebutuhan air bersih masyarakat segera terpenuhi,” ujar Danki TMMD ke-126, Kapten Roland Purba.

Menurut Kapten Roland, TMMD ke-126 ini memiliki dua sasaran utama, yaitu fisik dan non fisik.
Sasaran fisik mencakup pembangunan besar seperti betonisasi jalan, pembuatan tanggul penahan tanah (TPT), gorong-gorong, rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), perbaikan masjid, pembangunan MCK, pos ronda, serta program unggulan pipanisasi, ketahanan pangan, penanaman pohon, pemeriksaan ibu hamil, dan pemberian makanan tambahan (PMT).

“Melalui pembangunan ini, kami berharap akses masyarakat semakin terbuka, dan kualitas hidup warga Wangunjaya meningkat secara menyeluruh,” tambahnya.

Sementara itu, pada sisi non fisik, kegiatan TMMD diarahkan untuk memperkuat kapasitas dan wawasan masyarakat. Beragam penyuluhan digelar — mulai dari bidang perkebunan, pertanian, wawasan kebangsaan (Wasbang), UMKM, Kamtibmas, keluarga berencana (KB), hukum, hingga kesehatan.

Kapten Roland menegaskan, semangat TMMD bukan hanya membangun jalan dan jembatan, tetapi juga membangun harapan dan kesadaran.

“Kegiatan non fisik ini adalah wujud nyata manunggal TNI dengan rakyat. Kami tidak hanya memperbaiki infrastruktur desa, tapi juga menanamkan ilmu dan pemahaman agar masyarakat punya bekal menghadapi masa depan,” imbuhnya.

Kini, masyarakat Wangunjaya menanti detik di mana air bersih benar-benar mengalir ke rumah-rumah mereka, bukan sekadar pipa di tanah, melainkan simbol kehidupan dan persaudaraan antara TNI dan rakyat yang tak terpisahkan.

Gotong Royong Mengalirkan Kehidupan: Warga Wangunjaya dan TNI Satukan Langkah Demi Air Bersih

Dari Warga untuk Warga, Bersama TNI Air Bersih Mengalir ke Wangunjaya

Suara Sekop dan Doa Warga: Pipanisasi TMMD 126 Jadi Sumber Harapan Baru di Wangunjaya.

Manunggal Bersama Rakyat: Warga Wangunjaya Rasakan Berkah Program TMMD ke-126.

Air Kehidupan dari Tangan Sendiri: Warga Wangunjaya Bangun Pipanisasi Bersama TNI

Di Bawah Komando Kapten Roland, Air Kehidupan Mengalir ke Desa Wangunjaya

Komando dari Tanah Wangunjaya: Kapten Roland Pimpin Prajurit dan Warga Wujudkan Pipanisas.

“Kapten Roland Jadi Nahkoda Harapan, TMMD 126 Bawa Air Bersih ke Warga Wangunjaya

Di Balik Deru Mesin dan Cangkul, Kapten Roland Purba Komandoi Pembangunan Pipanisasi TMMD 126

Tegas di Lapangan, Hangat di Tengah Warga Kapten Roland Purba Pimpin TMMD 126 di Wangunjaya.

Masih. Langkah Tegas Sang Komandan: Kapten Roland Gerakkan TMMD 126 untuk Air Bersih Warga,” ucapnya.

Prajurit Turun ke Pelosok: TMMD 126 Wujudkan Air Kehidupan bagi Warga Wangunjaya

Berkeringat untuk Rakyat, Prajurit TNI Bangun Pipanisasi Harapan di Wangunjaya

Langkah Tegas Prajurit di Tanah Wangunjaya, Air Bersih Jadi Bukti Pengabdian.

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru