Keluarga Besar Alm Asher Yemel Di Yuruf Apresiasi Dan Terimakasih Kepada Bupati Keerom

- Penulis

Rabu, 24 April 2024 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id // Almarhum Asher Yemel (22) mahasiswa Keerom yang menempuh pendidikan di KOta Manado Sulawesi Utara tiba di rumah duka Kampung Yuruf Distrik Yaffi pada tanggal 22 maret 2024.

Hal itu disampaikan Yohanes Nabar mewakili keluarga, Selasa (23/4/24). Dia mengatakan pemulangan jenasah sempat mengalami kendala karena adanya bencana alam di Kota Manado.

“Saat itu bandara Samratulangi tertutup oleh abu vulkanik, almarhum pada tanggal 19 sudah berada di kargo bandara, tetapi karena adanya bencana jenasah akhirnya dikembalikan lagi ke RS. Bhayangkara Manado,” terangnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambungnya, agar jenasah bisa segera diberangkatkan pada tanggal 21 April kami mencari alternatif lain membawanya melalui jalan darat menuju Provinsi Gorontalo untuk di berangkatkan dan tiba pada tanggal 22 April di Jayapura.

“Setibanya di Jayapura Almarhum langsung di bawa ke kampung halamannya di Yuruf dan diserahkan langsung oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan kepada keluarga Almarhum.” bebernya.

Disebutkan, Pemerintah Kabupaten Keerom dalam hal ini Bapak Bupati Gusbagertidak hanya memberikan bantuan untuk pemulangan almarhum sajatetapi juga komsumsi dalam doa syukur.

“Atas nama keluarga besar kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Kabupaten Keerom dalam hal ini Bapak Bupati Keerom Piter Gusbager melalui Dinas Pendidikan atas kepedulian dan dukungannya yang sangat besar kepada kami keluarga dan masyarakat Kabupaten Keerom, semoga Tuhan menjaga Bapak Bupati” ucapnya.

Lebih lanjut Yohanes menegaskan bahwa kami sangat bersedih atas adanya berita hoaks yang menyebutkan bahwa anak kami meninggal karena terlantar dan kelaparan akibat kurangnya perhatian dari pemerintah daerah.

“Tidak ada itu, justru anak kami kuliah secara mandiri yang di biayai langsung oleh orang tua dan memang tidak terdaftar dalam pembiayaan pemda. Almarhum saat ini sudah di kebumikan di kampung halaman, “mohon doanya,” pungkasnya.

(@mrizul)

Berita Terkait

KS LAW FIRM & PARTNER Buka Layanan Bantuan Hukum Pidana dan Perdata, Konsultasi Gratis via WhatsApp
Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.
DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:19 WIB

KS LAW FIRM & PARTNER Buka Layanan Bantuan Hukum Pidana dan Perdata, Konsultasi Gratis via WhatsApp

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:37 WIB

Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.

Berita Terbaru