AMPD Laporkan Sekda, Kejari Lahat Masih Kita Telaah Dulu

Minggu, 7 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pewarta: Frengky.as

Journal news.id ///
Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) membuat laporan Pengaduan di kejaksaan Negeri Lahat berdasarkan nomor : 01/ A – 1/AMPD/2024, laporan informasi dugaan penyalahgunaan anggaran untuk pengadaan kalender 2024 pada bagian perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten Lahat,

Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Toto RoediantoSH saat ditanya wartawan
Minggu (7/1) dalam pesan singkatnya melalui washhap dijawab ” laporan kemarin belum ke meja saya, bang besok Senen sy check yach dan kalo sudah di saya, biar di telaah dulu bang,”

Sebelum nya AMPD Datangi Kejari Lahat Melaporkan Sekda Terkait Pengadaan Kalender Tahun 2024
Laporan ini langsung diserahkan oleh ketua Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) Kabupaten Lahat kata ” Kelvin Putranama Erlang kepada tim Media
Rabu- (4/1)

Laporan ini ditujukan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Lahat Bapak Toto Roedianto,SH

Kelvin meminta kepada Kejari Lahat agar laporan kami untuk segera ditindaklanjuti adanya Dugaan oknum Sekda Lahat CH, dalam pengadaan kalender tahun 2024 yang bergambar CIK UJANG DAN HARYANTO Dugaan adanya tindak pidana korupsi di Bagian Perlengkapan Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat terang ” Kelvin

Lebih dalam kami dari AMPD mendesak Kejari Lahat untuk turunkan tim melakukan investigasi mengeruk uang negara dengan modus mencetak kalender tahun 2024 yang gambar CU dan HR yang menggunakan uang negara Dugaan adanya unsur KKN (KOLUSI, KORUPSI DAN NEPOTISME) Undang undang Nomor : 28 Tahun 1999,

Menyikapi adanya dugaan penyalahgunaan anggaran di bagian perlengkapan Sekretariat Daerah maka dari itu kami mendorong agar kasus ini dibongkar dan oknum yang terlibat harus diperiksa siapapun tanpa pandang bulu tetap mengedepankan ” Azas Praduga Tak Bersalah”

Terpisah kepala Kejaksaan Negeri Lahat Toto Roedianto.SH saat dikonfirmasi Rabu-(4/1) melalui pesan washhap dijawab singkat ” laporan tersebut belum dimeja saya nanti saya kroscek ke anggota.”

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat
Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar
Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Dipersoalkan: Pengadaan Absensi Fingerprint APH minta Tindaklanjuti temuan..
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Selasa, 15 September 2026 - 07:41

Diduga blm dilelang MOBDin operasional Suzuki APV Warna Hitam” Jadi milik Pribadi mantan pegawai sekwan Dprd lahat

Senin, 14 September 2026 - 18:31

Kontraktor CV.LGM diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Lahat 6,3 Milyar

Kamis, 10 September 2026 - 08:48

Peredaran Miras Diduga Ilegal terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas berjualan, Kinerja APH dipertaruhkan

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Berita Terbaru