Karutan Cirebon Pastikan Makanan yang Sehat & Higenis Untuk Warga Binaannya

- Penulis

Jumat, 1 Desember 2023 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jourmalnews // Ada yang sudah tahu apa itu Nasi Cadong? Nasi Cadong merupakan nasi jatah di Lapas, Rutan, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) yang dibagikan setiap harinya untuk Tahanan dan Narapidana.

Nasi dengan aneka lauknya bervariasi meski sederhana, seperti ikan asin, tempe, terong, atau sayur kacang. Biasanya ada rotasi atau penambahan menu pada Nasi Cadong seperti lele goreng, telur rebus, olahan daging, atau pisang.

Sama hal nya di Rutan Kelas I Cirebon, warga binaan di Rutan Cirebon selalu mendapatkan jatah makanan setiap hari, yang dibagikan pada pagi, siang, dan sore hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Rutan (Karutan) Cirebon Reinhards Indra Pitoy selalu menegaskan kepada petugas dapur, untuk selalu menjaga kebersihan area dapur, baik sarana dan prasarana, ruang masak dan lain-lain.

“Dengan lingkungan dapur yang bersih, serta sarana prasarana yang bersih, maka Dapur Higienis Rutan Cirebon pastinya akan selalu siap memberikan makanan yang sehat, bergizi dan higienis kepada warga binaan,” katanya, Jumat (01/12/2023).

Teknis pendistribusian makanan kepada seluruh warga binaan selalu di dampingi petugas dari Dapur Higienis Rutan Cirebon, serta turut di awasi oleh Komandan Jaga yang bertugas.

Hal ini tentunya memastikan pendistribusian makanan berjalan dengan aman dan kondusif, dan terbagi menyeluruh dari Blok Hunian laki-laki sampai Blok Hunian perempuan.

Dan utamanya yaitu bahwa jatah makan telah di bagikan secara merata dan adil, sehingga kebutuhan nutrisi warga binaan bisa mencukupi.

Diakhir pembagian jatah makanan, petugas dapur Rutan Cirebon, Arif Merdeka berpendapat bahwa apa yang telah di amanati oleh pimpinan, pihaknya telah berupaya selalu menjaga kebersihan secara menyeluruh.

“Bukan hanya soal kuantitas tapi juga kualitas pun selalu kami upayakan dengan maksimal,” jelas Arif Merdeka.

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru