Pakar : Pemerintah Masih Kurang Concern akan Pendidikan, Khususnya yang Belajar di Luar Negeri

Kamis, 19 Oktober 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Salah satu indikator menuju negara maju pemerintah maka sumber daya manusia perlu diperhatikan secara khusus.

Menurut Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie cara membuat negara maju maka educational system and educational paradigm and eductional mind set harus dioptimalkan.

Negara akan stagnan jika pemerintah tak fokus meningkatkan human resources (sumber saya manusia).

Lebih lanjut kata Jerry Indonesia sejak merdeka banyak melahirkan ahli-ahli baik di bidang applied science dan pure science.

Untuk itu, kata peraih doktor dari American Global Universiy (AGU) Amerika Serikat (AS) ini mendotong agar pemnerinrah terus membantu para mahasiswa yang mengecap pendidikan di luar negeri apalagi total anggaran pendidikan untuk APBN 2024 berjumlah Rp660,8 triliun.

“Saya pikir target Indonesia emas tak akan pernah terwujud lantaran SDM salah satu faktor pendukung. Untuk international student kita masih kalah dengan Jepang, Cina, Korea Selatan, India, Singapura, Filipina dan negara lainnya di kawasan Asia Tenggara,” kata Jerry.

Sementara itu ujar Jerry, mayoritas pelajar internasional yang belajar di Amerika Serikat berasal dari Tiongkok dan India, masing-masing berjumlah 290,086 pelajar dan 199,182 pelajar pada tahun ajaran 2021/22.2 Jun 2023

Dengan Vietnam saja tegasnya, kita kalah jauh. Tercatat mereka mengirim 20.713 pada tahun 2021-2022. Padahal Amerika masih bertarung dengan Covid-19.

Di tahun 2023 ini jelasnya, jumlah mahasiswa internasional asal Indonesia di Amerika hanya 7500 dibandingkan dengan RRC yang berjumlah 120 ribu student. Setidaknya mahasiswa Indonesia di kiri ke Amerika setiap tahun minimal 30-40 ribu orang. Nanti setelah selesai menyelesaikan studi mereka di luar negeri, maka pemerintah bisa merekrut tenaga mereka dan dipekerjakan di instansi pemerintah ataupun swasta.

Ada sejumlah contoh mahasiwa cerdas yang kini menuntut ilmu di luar negeri khususnya di Amerika Serikat, tapi tak ada sentuhan atau bantuan pemerintah.

“Ini menjadi catatan agar pemerintah kita peduli akan pendidikan biar kita jadi negara maju,” kata dia.

Untuk presiden mendatang siapapun dia harus memperhatikan khususnya nasib pelajar di luar negeri seperti di era mendiang presiden Soeharto.

Berita Terkait

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Putra Daerah Siap untuk Masa Depan Perubahan Kabupaten Cianjur, Usung Tagline “ADA KOPI ADA SOLUSI”
Mantan Bupati Cianjur Muncul di Video Gorol, Warganet Ramai Pertanyakan Peran Bupati Saat Ini
Anak Desa Siap Maju 2029, Bawa Semangat “Ada Kopi Ada Solusi” untuk Cianjur Lebih Baik
Diduga Ada Penumpang Gelap di Balik Kebijakan Bupati Cianjur, Pengamat Kusnandar Ali Angkat Bicara
Bea dan Cukai Madura di Duga Melakukan Pembiaran,Beredar Bebas Rokok Merek Rokok Avatar ” MASTERCLASS”Tanpa  Pita Cukai
Reses Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi Partai Nasdem di Desa Cirumput Kecamatan Cugenang, Bersama Kelompok Tani Hutan.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:45

Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:05

Putra Daerah Siap untuk Masa Depan Perubahan Kabupaten Cianjur, Usung Tagline “ADA KOPI ADA SOLUSI”

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:52

Mantan Bupati Cianjur Muncul di Video Gorol, Warganet Ramai Pertanyakan Peran Bupati Saat Ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:11

Anak Desa Siap Maju 2029, Bawa Semangat “Ada Kopi Ada Solusi” untuk Cianjur Lebih Baik

Berita Terbaru