Bupati Keerom Panen Perdana Jagung Bersama Petani di Lahan Food Estate Papua

Jumat, 26 Mei 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id_Keerom // Pemerintah Kabupaten Keerom melaksanakan panen perdana jagung seluas 25,3 Ha bersama petani di lahan Food Estate Papua, Kampung Wambes, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Jumat, (26/5/23).

Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP secara simbolis melakukan panen jagung didampingi jajaran Forkopimda, turut hadir Kadinas Pertanian Prov. Papua Samuel Siriwa, TNI/Polri, BSIP Papua, PUPR, PT. Wika, Tokoh adat, tokoh agama dan undangan lainnya.

Diketahui, Pemkab Keerom telah menyiapkan lahan seluas 10.000 Ha guna mendukung Program ketahanan pangan Nasional (Food Estate) di Provinsi Papua.

“Hari ini kita panen diatas lahan seluas 25,3 Ha, tahapan tanam pada bulan januari 2023 yang menghasilkan 74 ton dengan rata-rata 3,9 ton perhektarnya. Jagung ini jika diuangkan dengan harga Rp.5000,- perkilonya maka petani akan menerima sebesar Rp.370.000.000,- ,” kata Bupati Gusbager usai melakukan panen jagung dilahan Food Estate Keerom.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Gusbager menghadirkan langsung pembelinya (buyer/offtaker) untuk membayar secara langsung jagung milik petani yang di panen.

Lebih lanjut Bupati Gusbager berharap agar petani setelah panen untuk segera mengolah lahannya untuk ditanam kembali.

“Kita harapkan para petani setelah panen ini untuk segera menanam, supaya prediksi total luasan lahan 500 Ha ini selesai dan panen pada bulan Agustus mendatang,” harapnya.

Sementara itu, Monika Abar salah satu petani jagung Kampung Wambes menyambut baik kehadiran program jagung di Kabupaten Keerom.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Bupati yang telah menghadirkan program jagung disini, kami masyarakat sangat senang karena jagung ini bisa menjadi harapan masa depan. Tanaman jagung buat kami tidak terlallu rumit kerjanya dibandingkan komoditas pertanian sebelumnya,” pungkasnya.

(@mrizul)

Berita Terkait

Pimpin Sertijab Kasat Intelkam dan Binmas, Kapolres Pekalongan Tekankan Penyegaran Manajerial dan Sinergi
“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!
‎Wajah Pelaku Sudah Jelas di Media Sosial, Hampir Sebulan Polres Pamekasan Belum Bertindak — AMP: Jangan Tunggu Mereka Hilang Baru Ditangkap
Kuwu Kastu Apresiasi Partisipasi Warga, Tradisi Ngunjung Syekh Magelung Sakti di Karangkendal Berlangsung Meriah
Peringati HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Pekalongan Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan
Sat Lantas Polres Kuningan Gelar Minggu Kasih dan Pengamanan Ibadah di Dua Gereja*
Ngunjung Syekh Magelung Sakti di Desa Karangkendal Meriah, Warga Tumpah Ruah Ikuti Tradisi Tahunan
PT Panca di Sta 70 Tol Serang–Panimbang Diduga Gunakan Tanah Merah dari Tambang Ilegal, Prof. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Bertindak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29

Pimpin Sertijab Kasat Intelkam dan Binmas, Kapolres Pekalongan Tekankan Penyegaran Manajerial dan Sinergi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:06

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:03

‎Wajah Pelaku Sudah Jelas di Media Sosial, Hampir Sebulan Polres Pamekasan Belum Bertindak — AMP: Jangan Tunggu Mereka Hilang Baru Ditangkap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:12

Kuwu Kastu Apresiasi Partisipasi Warga, Tradisi Ngunjung Syekh Magelung Sakti di Karangkendal Berlangsung Meriah

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:50

Peringati HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Pekalongan Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru