Bupati Keerom Panen Perdana Jagung Bersama Petani di Lahan Food Estate Papua

- Penulis

Jumat, 26 Mei 2023 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id_Keerom // Pemerintah Kabupaten Keerom melaksanakan panen perdana jagung seluas 25,3 Ha bersama petani di lahan Food Estate Papua, Kampung Wambes, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Jumat, (26/5/23).

Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP secara simbolis melakukan panen jagung didampingi jajaran Forkopimda, turut hadir Kadinas Pertanian Prov. Papua Samuel Siriwa, TNI/Polri, BSIP Papua, PUPR, PT. Wika, Tokoh adat, tokoh agama dan undangan lainnya.

Diketahui, Pemkab Keerom telah menyiapkan lahan seluas 10.000 Ha guna mendukung Program ketahanan pangan Nasional (Food Estate) di Provinsi Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini kita panen diatas lahan seluas 25,3 Ha, tahapan tanam pada bulan januari 2023 yang menghasilkan 74 ton dengan rata-rata 3,9 ton perhektarnya. Jagung ini jika diuangkan dengan harga Rp.5000,- perkilonya maka petani akan menerima sebesar Rp.370.000.000,- ,” kata Bupati Gusbager usai melakukan panen jagung dilahan Food Estate Keerom.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Gusbager menghadirkan langsung pembelinya (buyer/offtaker) untuk membayar secara langsung jagung milik petani yang di panen.

Lebih lanjut Bupati Gusbager berharap agar petani setelah panen untuk segera mengolah lahannya untuk ditanam kembali.

“Kita harapkan para petani setelah panen ini untuk segera menanam, supaya prediksi total luasan lahan 500 Ha ini selesai dan panen pada bulan Agustus mendatang,” harapnya.

Sementara itu, Monika Abar salah satu petani jagung Kampung Wambes menyambut baik kehadiran program jagung di Kabupaten Keerom.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Bapak Bupati yang telah menghadirkan program jagung disini, kami masyarakat sangat senang karena jagung ini bisa menjadi harapan masa depan. Tanaman jagung buat kami tidak terlallu rumit kerjanya dibandingkan komoditas pertanian sebelumnya,” pungkasnya.

(@mrizul)

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru