Bahu Jembatan Jalan Utama Kecamatan Mande Alami Longsor, Warga Khawatir Akan Ambles

Rabu, 8 Maret 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Warga dan pengendara roda empat sangat khawatir dan cemas apabila melintasi jembatan di Jalan Arianatamanggala, Kampung Ciroyom perbatasan dengan Kampung Cijujung, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu, (8/3/23).

Pasalnya. Kondisi landasan atau bahu jembatan di Jalan tersebut mengalami longsor dan terksisis air hingga dihawatirkan amblas.

Rusaknya badan jembatan tersebut diduga akibat curah hujan dan hantaman derasnya air dari muara sehingga pondasi /TPT terkikis hingga kedalaman kurang lebih 50.m3

Ade (57 th) salah serang warga yang rumahnya berada dipinggir sungai tepat di samping ujung jembatan tersebut merasa hawatir terjadi ambruk
dan berupaya sendiri membuatkan pagar pengaman sementara, karena ditakutkan adanya motor yang masuk ke jurang.

” pernah ditinjau camat mande namun belum ada tindakan,ditambah pasca gempa cianjur tanahnya semakin merosot dan pondasinya habis, kalau kendaraan lewat apalagi kendaraan alat berat pasti tanah dan batunya ambrol, ungkapnya saat ditemui dirumahnya, ” kata Ade.

Ade khawatir jika jembatan tersebut akan ambruk.

” inikan pas Maura sungai jadi kalau hujan dan airnya naik langsung menghantam kedalam dan lama kelamaan semakin parah,” ujar Ade.

Ade berharap ada peninjauan kembali dari pihak terkait dan adanya perbaikan segera sebelum hal tidak diinginkan terjadi.

” Jalan Aria Natamanggala merupakan jala yang sangat vital banyak dilalui pengguna jalan, selain jalan tersebut menuju obyek perairan waduk cirata Jalan tersebut juga penghubung antar desa menuju kota, jadi saya berharap ada perbaikan secepatnya,” harapnya.

Sementara Kepala UPTD PUPR Wil 4 Kecamatan Cikakongkulon, Idra Pahrijal mengatakan, bahwa kaitan dengan jembatan itu sudah dimasukan dalam data kerusakan bencana alam gempa bumi.

” Kami sudah melaporkan kepada Dinas PUTR dan dari Dinas PUTR sudah dilaporkan ke BPBD dan kementrian dan itu sudah didata,” katanya,

Idra menegaskan, bahwa perbaikan jembatan tersebut akan ditanggulangi antar oleh Kementrian PUTR atau BPBD.

” Jadi mansyarakat tinggal menunggu karena sudah terdata, ” imbuhnya.

Berita Terkait

Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan
Kasus Baru Pembakaran Pagar Muncul, Laporan Awal Ali Wardana Masih Mandek Tanpa Hasil
Program Copot Cukai, Rokok Tanpa Pita Dijual Di Cianjur
Wartawan..?Anggaran, Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekda Lahat diduga banyak kejangalan
Firma Hukum Cianjur Resmi Hadir Sejak 2023, Layani Pendampingan Hukum Pidana dan Perdata
Ucapan Menyentuh Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026, Momentum Keikhlasan dan Pengorbanan Penuh Makna
Perempuan Titipan Dinsos di Sukabumi Diduga Alami Tekanan Psikis, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penahanan
Warga Keluhkan Pelayanan Kantor Desa Bobojong Mande Cianjur, Pegawai Belum Masuk Hingga Pukul 10 Pagi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:39

Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:09

Kasus Baru Pembakaran Pagar Muncul, Laporan Awal Ali Wardana Masih Mandek Tanpa Hasil

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:42

Program Copot Cukai, Rokok Tanpa Pita Dijual Di Cianjur

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:27

Wartawan..?Anggaran, Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekda Lahat diduga banyak kejangalan

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:19

Firma Hukum Cianjur Resmi Hadir Sejak 2023, Layani Pendampingan Hukum Pidana dan Perdata

Berita Terbaru