Komunikasi Melalui WA, Pemkab Indramayu Pulangkan 45 Naker PLTU Morowali Terlantar

Senin, 6 Maret 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu-Sebanyak 45 tenaga kerja asal kabupaten Indramayu hari ini dipastikan tiba di kampung halamannya setelah terkatung katung tidak jelas di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Para pekerja ini langsung dijemput oleh Dinas Tenaga Kerja setempat dengan menggunakan bis milik Dinas Perhubungan. Pemulangan tenaga kerja asal Indramayu ini dilakukan setelah sejumlah pekerja melakukan komunikasi langsung dengan bupati Indramayu Hj NIna Agustina melalui pesan singkat What App.

Pemulangan yang pertama sebanyak 30 orang tenaga kerja asal Indramayu pada hari Sabtu (4/3). Mereka memilih pulang karena pihak kontraktor ingkar tidak memberi gaji kepada karyawannya.

Sementara, pada pemulangan yang kedua sebanyak 15 orang pekerja dijemput oleh tim penjemputan dari dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perhubungan langsung ke Bandara Soekarno Hatta Tangerang Banten.

Bupati Indramayu Hj Nina Agustina meminta kepada jajarannya untuk segera menjemput pekerja asal Indramayu tersebut dengan baik. Menurut Nina, Dinas Perhubungan telah menyiapkan bus penjemputan dan Dinas Tenaga Kerja melakukan pengantaran hingga kerumah dan bertemu keluarga mereka.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu Erpin Marpinda menjelaskan yang utama adalah menjemput para pekerja untuk kembali pulang ke kampung halamannya di kabupaten Indramayu. Mereka itu merupakan warga Indramayu yang dipekerjakan dalam pembangunan PLTU di Morowali Sulawesi Tengah.

“Sesuai perintah ibu bupati, kita selamatkan mereka untuk kembali ke kampung halaman agar tidak terlantar di bandara,” jelas Erpin Marpinda.

Pekerja terlantar ini dipekerjakan di proyek PLTU di daerah Morowali Sulawesi Tengah. Namun, setelah bekerja beberapa bulan, gajinya tidak dibayarkan oleh pihak kontraktornya.

Nurpad, salah seorang relawan mengatakan untuk kepulangan ke Indramayu para pekerja difasilitasi oleh bupati Indramayu Hj Nina Agustina.

Bupati Indramayu langsung memerintahkan dinas terkait untuk segera menjemput pekerja asal kabupaten Indramayu tesebut untuk pulang ke kampung halamannya.

Sebelumnya, sebanyak 30 pekerja asal Indramayu juga dipulangkan setelah pihak kontraktor tidak memberikan gaji atas pekerjaan yang sudah dilakukannya di proyek PLTU Morowali Sulawesi Tengah

Berita Terkait

Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan
Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026.
KS LAW FIRM & PARTNER Buka Layanan Bantuan Hukum Pidana dan Perdata, Konsultasi Gratis via WhatsApp
Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:39

Diduga Harga Rak Berbeda dengan Kasir di Alfamidi Cipanas, Konsumen Minta Disdag Cianjur Turun Tangan

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:43

Bupati Cianjur Resmikan Kantor Baru Dinkes, Minta Kepala Puskesmas Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:59

KEPALA DESA GANTI DILAPORKAN KE POLISI TERKAIT PENGRUSAKAN DAN PEMBAKARAN PAGAR PEKARANGAN WARGA

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:21

KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:00

PWI Pusat Tetapkan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026.

Berita Terbaru