Journalnews.id
SUMSEL//———JN
Menindak Lanjuti Arahan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terkait Penyusunan Peta Peluang Investasi (PPPI), Pemerintah Sumatera Selatan menawarkan peluang investasi proyek yang berbasis Sumber Daya Alam (SDA) yakni dengan mengelola Perkebunan Tebu Terintegrasi Dengan Industri Pengolahannya Tahun 2022.
Pemprov Sumsel melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Rapat Koordinasi Daerah terkait PPPI Proyek Prioritas Strategis, Rakor tersebut dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah Prov. Sumsel Ir. SA. Supriono, di Ballroom Hotel Santika Premiere Palembang, Selasa – (23/08/2022).
Supriono mengungkapkan, Sumsel memiliki berbagai potensi sumber daya alam yang dapat diolah dan dikembangkan. Salah satunya komoditi perkebunan tebu yang dapat terintegrasi dengan industri turunannya.
Dia berharap, melalui Rakorda tersebut para tim penyusunan peta peluang investasi dapat berperan aktif dan mengajak seluruh pemangku kepentingan mengelola perkebunan tebu dengan baik demi meningkatkan perekonomian di Sumsel.

Dia juga mengharapkan, efek investasi di Sumsel dapat memberikan peluang lapangan pekerjaan di Sumsel.
Dalam hal ini Kabupaten Musi Banyuasin menjadi lokasi potensial perkebunan tebu terintegrasi dengan pengolahannya gaba selaras dengan Keputusan Menteri Pertanian No 472 Tahun 208 tentang kawasan prioritas pertanian nasional seluar 12.000 Ha yang terletak di Kecamatan Banyung Lincir.
Turut hadir dalam rapat tersebut, Direktur Perencanaan Sumber Daya Alam, Ratih Purba Kania, Kepala DPM PTSP Prov. Sumsel, Lusapta Yudha Husni, Kabid Penataan dan Pemberdayaan.”
Laporan: fr.as
AWDI











