Jelang Pilkades 2027, Kades Jeruklegi Kulon Genjot Normalisasi Sungai Ciurang: Murni Kerja atau Strategi Politik?

Senin, 27 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

​CILACAP //Journal News – Meski gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak baru akan dilaksanakan pada tahun 2027, suhu politik di Desa Jeruklegi Kulon, Kecamatan Jeruklegi, mulai terasa hangat. Pembangunan infrastruktur kini menjadi sorotan utama warga dan media.
​Salah satu yang menarik perhatian adalah proyek Normalisasi Sungai Ciurang di Dusun Lengkong , yang berbatasan langsung dengan Desa Brebeg. Proyek ini disebut-sebut sebagai langkah strategis

Pemerintah Desa untuk mengatasi masalah banjir tahunan yang kerap menghantui warga saat musim hujan tiba.
​Bukan Sekadar Proyek, Tapi Kebutuhan Mendesak
​Kepala Desa Jeruklegi Kulon, Ritam Sugiarto, menegaskan bahwa normalisasi sungai ini adalah prioritas utama demi kepentingan masyarakat luas. Selama ini, luapan air dari hulu seringkali tidak tertampung hingga merendam pemukiman warga.


​”Ini kebutuhan mendesak. Melalui normalisasi ini, kami berharap dampak banjir di wilayah Jeruklegi Kulon bisa teratasi sepenuhnya,” ujar Ritam saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/4/2026).

*​Menepis Isu “Curi Start” Pilkades*

​Mengingat statusnya sebagai petahana yang dipastikan akan kembali berlaga di Pilkades 2027, muncul spekulasi di tengah masyarakat: Apakah pembangunan besar-besaran ini merupakan strategi mencuri start kampanye?
​Menanggapi hal tersebut, Ritam yang dikenal berpengalaman sejak menjabat melalui jalur PAW (Pergantian Antar Waktu) periode 2021-2027, menjawab dengan santai namun tegas.

​”Soal sudut pandang orang yang menilai itu ‘curi start’, ya monggo-monggo saja. Itu hak masyarakat berpendapat. Namun pada dasarnya, kami bekerja sesuai Tupoksi dan regulasi yang ada,” ungkapnya.

*​Pemerataan Pembangunan Jadi Senjata Utama*

​Selain normalisasi sungai, Ritam membeberkan bahwa agenda pembangunan di Desa Jeruklegi Kulon tidak akan berhenti di situ. Beberapa proyek strategis yang bersumber dari APBD Provinsi maupun Kabupaten sudah masuk dalam daftar tunggu.

​Strategi pemerataan pembangunan ini diyakini menjadi modal kuat bagi sang petahana untuk kembali meraih simpati dan kepercayaan warga pada kontestasi politik mendatang. Bagi Ritam, bukti nyata di lapangan jauh lebih efektif daripada sekadar janji-janji manis di atas panggung kampanye.
​(SW/Journal News)

Berita Terkait

KANTOR BANTUAN HUKUM
Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan — Mudahri & Seluruh Pengurus DPC Madas Sedarah Pamekasan Ucapkan Selamat kepada Dr. Moh. Taufik
Bantuan Hukum Cianjur, KS LAW FIRM & PARTNER Buka Layanan Pendampingan Perdata dan Pidana dengan Konsultasi Gratis
Peziarah Diduga Jadi Korban Penipuan di Makom Hakekat Kutawaringin Mande
Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:51

KANTOR BANTUAN HUKUM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:50

Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan — Mudahri & Seluruh Pengurus DPC Madas Sedarah Pamekasan Ucapkan Selamat kepada Dr. Moh. Taufik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:54

Bantuan Hukum Cianjur, KS LAW FIRM & PARTNER Buka Layanan Pendampingan Perdata dan Pidana dengan Konsultasi Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:47

Peziarah Diduga Jadi Korban Penipuan di Makom Hakekat Kutawaringin Mande

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Berita Terbaru