Diduga Berbau Korupsi Anggaran Belanja Rp89,7 M di Laporkan ke Kejagung RI” Periksa Dana Hibah Dinas Perkebunan Lahat Rp60 M Lebih

Rabu, 22 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

JOURNALNEWS.ID – SUMSEL // Anggaran Dinas perkebunan Lahat banyak kejanggalan diduga terindikasi Korupsi. Untuk itu aparat penegak hukum turun tangan.

Hal itu disampaikan Ketua LBH KA LAW FIRM melalui wartawan media Journalnews juga ketua AWDI Lahat Frengki.As adanya sejumlah kejanggalan anggaran belanja kegiatan pada dinas perkebunan pemerintah Kabupaten Lahat tahun 2025.

“Menurutnya ada sejumlah kegiatan anggaran belanja patut di pertanyakan diduga banyak indikasi, pemborosan bahkan diduga ada yang fiktif. pelaksanaan kegiatan yang menjadi Pertanyaan di antaranya:

‎‎Belanja barang dan jasa: Rp23,7 miliar
‎
‎Belanja hibah: Rp60,2 miliar
‎
‎Belanja modal peralatan dan mesin: Rp830 juta
‎
‎Belanja gedung dan bangunan: Rp206 juta
‎
‎‎Total keseluruhan mencapai Rp89,75 miliar.

ANGGARAN DAN REALISASI ANGGARAN KEGIATAN DIANTARANYA:

1.Program penunjang urusan pemerintah
Rp.8.748.781,918 (72,11%)

2.Administrasi Perangkat Daerah Rp.4.524.679.569 (77,23%)

3.Administrasi Umum Perangkat Daerah Rp.2.094.425.996 (64,03%)

4.Pengadaan barang milik daerah penunjang
urusan pemerintah Rp.661.406.745 (26,9%)

5.Program penyediaan dan pengembangan
sarana pertanian Rp.16.935.874.821 (93,9%)

6.Program pelaksanaan penyuluhan pertanian Rp.1.743.919.357 (74,51%)

7.Program perizinan usaha pertanian Rp.285.380.075 (66,4%)

“Intinya banyak kejanggalan kegiatan pada dinas perkebunan yang patut dipertayakan pada tahun 2025, misalnya kegiatan penyediaan gaji, tunjukkan, peralatan kantor, pengadaan pakaian dinas, penyediaan alat rumah tangga, barang cetak, pengadaan kendaraan dinas, pemeliharaan JUT, Pengedalian Organisme
Penggangu Tumbuhan/OPT Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan.

Berdasarkan data yang dihimpun beberapa kegiatan dalam merealisasikan anggaran tidak sesuai.

Spesifikasi pekerjaan dalam dokumen tersebut masih tergolong “abu-abu” karena hanya tertulis “Sesuai KAK” (Kerangka Acuan Kerja)

yang menimbulkan pertanyaan jenis alat pertanian apa dibeli dan dimana barang aset-aset tersebut yang setiap tahunnya dianggarkan.

” Hingga saat ini pihak Dinas Perkebunan belum menjelaskan secara detail penguaan anggaran belanja Rp89,7 miliar lebih itu direalisasikan “*𝙵𝚛.𝚊𝚜

𝙱𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚋𝚞𝚗𝚐

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru