Berita

DPD Tani Indonesia Cianjur Dilantik, Fokus Kemandirian Petani dan Ketahanan Pangan

66
×

DPD Tani Indonesia Cianjur Dilantik, Fokus Kemandirian Petani dan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

Cianjur, – Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Indonesia Kabupaten Cianjur berlangsung khidmat di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, tepatnya di ruang sidang paripurna, pada Sabtu (18/4/2026).

Acara ini merupakan pelantikan ketua DPD TMI Kabupaten Cianjur Hasan Munadi sah dilantik menggawangi TMI untuk Cianjur.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi tani di daerah sekaligus mendorong kemandirian sektor pertanian menuju swasembada pangan nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Karim, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Ganjar Ramadan, jajaran anggota DPD Tani Indonesia se-Kabupaten Cianjur, perwakilan Kodim 0608 Cianjur Kapten Inf I Made, perwakilan Polres Cianjur Kompol Faisal, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Tani Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan optimisme terhadap kondisi pertanian Indonesia saat ini. Ia menilai bahwa berbagai kebijakan pemerintah mulai menunjukkan dampak positif yang dirasakan langsung oleh para petani di lapangan.

“Petani hari ini merasakan kebahagiaan. Akses terhadap bibit semakin mudah, pupuk dan pestisida juga tersedia. Pemerintah juga terus membangun infrastruktur pertanian seperti irigasi untuk menghadapi tantangan ke depan, termasuk potensi El Nino,” ujar Don Muzakir.

Ia juga menyoroti peningkatan penyerapan hasil pertanian, khususnya komoditas jagung, serta potensi besar dalam mewujudkan swasembada gula melalui pengembangan tebu di berbagai daerah. Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pangan secara menyeluruh.

Lebih lanjut, Don Muzakir mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini berada dalam posisi yang cukup kuat di tengah dinamika pangan global. Bahkan, sejumlah negara disebut telah menunjukkan minat terhadap komoditas pertanian Indonesia, termasuk permintaan pupuk urea dan hasil pangan lainnya.

“Di tengah situasi global yang tidak menentu, Indonesia mampu bertahan. Ini bukti bahwa sektor pertanian kita semakin kuat. Tugas kami sebagai organisasi adalah menjadi penghubung antara petani dengan pemerintah, menyampaikan kebutuhan riil di lapangan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pemerataan program pemerintah, termasuk distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan), agar seluruh petani dari Aceh hingga Papua dapat merasakan manfaat kebijakan secara adil.

Selain itu, isu regenerasi petani menjadi perhatian utama dalam strategi ke depan. Don Muzakir menilai bahwa keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian sangat penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

“Kita butuh regenerasi. Banyak petani kita yang sudah berusia lanjut, sementara tenaga mereka semakin terbatas. Anak-anak muda harus mulai dilibatkan agar pertanian tetap kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pelantikan DPD Tani Indonesia Kabupaten Cianjur ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi kemajuan pertanian di daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara petani, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.

Try

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *