DPD Tani Indonesia Cianjur Dilantik, Fokus Kemandirian Petani dan Ketahanan Pangan

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, – Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Indonesia Kabupaten Cianjur berlangsung khidmat di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, tepatnya di ruang sidang paripurna, pada Sabtu (18/4/2026).

Acara ini merupakan pelantikan ketua DPD TMI Kabupaten Cianjur Hasan Munadi sah dilantik menggawangi TMI untuk Cianjur.

Acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi tani di daerah sekaligus mendorong kemandirian sektor pertanian menuju swasembada pangan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur penting, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Karim, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Ganjar Ramadan, jajaran anggota DPD Tani Indonesia se-Kabupaten Cianjur, perwakilan Kodim 0608 Cianjur Kapten Inf I Made, perwakilan Polres Cianjur Kompol Faisal, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Tani Indonesia, Don Muzakir, menyampaikan optimisme terhadap kondisi pertanian Indonesia saat ini. Ia menilai bahwa berbagai kebijakan pemerintah mulai menunjukkan dampak positif yang dirasakan langsung oleh para petani di lapangan.

“Petani hari ini merasakan kebahagiaan. Akses terhadap bibit semakin mudah, pupuk dan pestisida juga tersedia. Pemerintah juga terus membangun infrastruktur pertanian seperti irigasi untuk menghadapi tantangan ke depan, termasuk potensi El Nino,” ujar Don Muzakir.

Ia juga menyoroti peningkatan penyerapan hasil pertanian, khususnya komoditas jagung, serta potensi besar dalam mewujudkan swasembada gula melalui pengembangan tebu di berbagai daerah. Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari upaya pemerintah dalam memperkuat sektor pangan secara menyeluruh.

Lebih lanjut, Don Muzakir mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini berada dalam posisi yang cukup kuat di tengah dinamika pangan global. Bahkan, sejumlah negara disebut telah menunjukkan minat terhadap komoditas pertanian Indonesia, termasuk permintaan pupuk urea dan hasil pangan lainnya.

“Di tengah situasi global yang tidak menentu, Indonesia mampu bertahan. Ini bukti bahwa sektor pertanian kita semakin kuat. Tugas kami sebagai organisasi adalah menjadi penghubung antara petani dengan pemerintah, menyampaikan kebutuhan riil di lapangan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pemerataan program pemerintah, termasuk distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan), agar seluruh petani dari Aceh hingga Papua dapat merasakan manfaat kebijakan secara adil.

Selain itu, isu regenerasi petani menjadi perhatian utama dalam strategi ke depan. Don Muzakir menilai bahwa keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian sangat penting untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.

“Kita butuh regenerasi. Banyak petani kita yang sudah berusia lanjut, sementara tenaga mereka semakin terbatas. Anak-anak muda harus mulai dilibatkan agar pertanian tetap kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pelantikan DPD Tani Indonesia Kabupaten Cianjur ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi kemajuan pertanian di daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara petani, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.

Try

Berita Terkait

DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI
UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H
Polsek Wiradesa Gagalkan Aksi Tawuran, 11 Remaja Diamankan Sebelum Bentrok di Pekuncen
Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan
Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan
Mayat Ditemukan di Bekas Mushola, Polsek Kedawung Bersama Stakeholder Lakukan Evakuasi
Di Usia ke-599 Tahun, Kebersamaan Jadi Semangat yang Mengiringi Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Cirebon
“LSM Gerhana Indonesia Siap Bawa Bukti Dugaan Mark-Up Dana BOS Miliaran Rupiah ke Aparat Hukum”
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

DARI EKOLOGI PEMBERONTAKAN, QUARTUS POLITICA HINGGA LAHIRNYA GAGASAN GERAKAN OPOSISI DI TINGKAT AKSI

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:37 WIB

UPK Mande Salurkan Santunan untuk 958 Anak Yatim Sambut 1 Muharam 1448 H

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:29 WIB

Polsek Wiradesa Gagalkan Aksi Tawuran, 11 Remaja Diamankan Sebelum Bentrok di Pekuncen

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:33 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Satlantas Polres Kuningan Berikan Bantuan Pupuk bagi Petani Desa Cibulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:31 WIB

Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Sosialisasi Keliling Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan

Berita Terbaru