Mayat Ditemukan di Bekas Mushola, Polsek Kedawung Bersama Stakeholder Lakukan Evakuasi

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews //
Cirebon Kota – Penemuan sesosok mayat laki-laki menggegerkan warga setelah pada Selasa (16/06/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, ditemukan di dalam bangunan terbengkalai bekas Mushola Al Hidayah yang berada di Jalan Brigjen Dharsono No.55, Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon. Mendapat laporan dari masyarakat, Polsek Kedawung bersama stakeholder terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi dan serangkaian penanganan awal.

Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, SH mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi adanya penemuan mayat tersebut. Petugas langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, berkoordinasi dengan tim identifikasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengevakuasi jenazah untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Kami melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur, mulai dari olah TKP hingga membawa jenazah ke rumah sakit guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Korban diketahui berinisial S (56), seorang laki-laki yang merupakan warga Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jenazah pertama kali ditemukan oleh Runadi (35), warga Desa Buyut, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. Saat itu, saksi bersama rekannya, Kurdia, sedang melakukan pengukuran bangunan bekas mushola sekaligus membersihkan area sekitar atas permintaan pihak yayasan yang berencana melakukan renovasi bangunan tersebut.

Ketika memasuki area imam salat, Runadi melihat sesosok tubuh dalam kondisi telah mengering. Menyadari adanya kejadian tersebut, saksi segera melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat segera dilakukan penanganan oleh aparat kepolisian.

Keterangan serupa juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Rofudah Darojah, H. Sudarjo (56), yang membenarkan bahwa dirinya meminta Runadi dan Kurdia untuk melakukan pengukuran serta pembersihan di lokasi karena bangunan tersebut akan direnovasi dalam waktu dekat.

Sementara itu, dari pihak keluarga, saksi berinisial K.S. (42) mengaku mengenali korban sebagai pamannya yang selama ini telah hilang kabar sejak awal tahun 2026. Menurut keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes yang telah lama dideritanya.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan di lokasi selesai dilakukan, petugas selanjutnya mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan penyebab meninggalnya korban secara medis.

Penanganan cepat yang dilakukan aparat kepolisian bersama unsur terkait menjadi bentuk respons terhadap laporan masyarakat, sekaligus memberikan kepastian dalam setiap peristiwa yang memerlukan tindakan kepolisian, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan dan kemanusiaan.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya terkait peristiwa tersebut. “Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses penanganan kepada pihak berwenang. Apabila menemukan kejadian serupa atau mengetahui adanya warga yang membutuhkan perhatian khusus karena kondisi kesehatan maupun faktor lainnya, segera informasikan kepada aparat setempat agar dapat dilakukan langkah-langkah yang diperlukan,” ungkapnya.

(Wadira)

Berita Terkait

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
Komunitas Bagong Mogok Bersama Polsek Mande dan Pemdes Mulyasari Salurkan Bantuan untuk Pasangan Lansia Korban Kebakaran
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Bentuk Datgas Pertanahan Terlibat KasusbTanah Tidak Penjarakan Segera!!!
Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan Ketua FPI Kota Cirebon Perkuat Komunikasi Jaga Kamtibmas
Berita ini 20 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19 WIB

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:33 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:21 WIB

KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Berita Terbaru