DISTRIBUSI MAKANAN BASI DI SDN CIKURA 2 BOJONG: KELALAIAN FATAL PROGRAM MBG

Rabu, 4 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

BOJONG, 4 MARET 2026 – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Cikura 2, Desa Cikura, Kecamatan Bojong, pada 3 Maret 2026, diduga terjadi kelalaian serius dalam pengawasan distribusi makanan. Menu Ubi Ungu Rebus (Awud-awud) dari penyedia berinisial “Da’” ditemukan dalam kondisi basi dan berbau menyengat saat dibagikan. Beberapa siswa sempat mengonsumsi sebelum ada instruksi penghentian dari pihak sekolah.

Fakta ini menunjukkan lemahnya kontrol kualitas, tidak optimalnya pemeriksaan kelayakan konsumsi sebelum distribusi, serta tidak adanya deteksi dini yang efektif. Tanggung jawab melekat pada penyedia sebagai pihak produksi dan pada manajemen sekolah sebagai pengawas akhir sebelum makanan diterima siswa.

Ree’ dari LSM Gerhana Indonesia DPD Jawa Tengah menegaskan kejadian ini merupakan kelalaian serius yang tidak dapat ditoleransi. Klarifikasi telah dimintakan kepada pihak sekolah dan penyedia, namun hingga hari ini belum ada ruang dialog terbuka maupun jawaban resmi yang disampaikan. Sikap tersebut dinilai mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas publik.

Gerhana Indonesia akan melayangkan laporan resmi kepada Dinas Pendidikan guna meminta pemeriksaan dan evaluasi terhadap kepala sekolah, panitia distribusi, serta penyedia. Audit investigatif terhadap mekanisme pelaksanaan MBG di wilayah Bojong harus dilakukan tanpa menunggu adanya korban.

Terlepas ada atau tidaknya laporan gangguan kesehatan, peristiwa ini tetap merupakan pelanggaran serius terhadap standar keamanan pangan dan prinsip perlindungan peserta didik. Proses evaluasi, penindakan, dan pemberian sanksi wajib tetap berjalan. Program yang dibiayai anggaran negara tidak boleh dijalankan dengan kelalaian dan tanpa pengawasan ketat.

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru