LSM GERHANA INDONESIA KRITISI POLEMIK KDMP SITAIL, MUSDES DIANGGAP TIDAK INKLUSIF

Sabtu, 10 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

TEGAL – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerhana Indonesia melontarkan kritik keras terhadap polemik rencana pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang direncanakan berdiri di atas lahan makam Desa Sitail, Kecamatan Jatinegara. Persoalan ini dinilai bukan semata konflik teknis pembangunan, melainkan cerminan kegagalan demokrasi desa akibat proses musyawarah yang dipinggirkan dalam praktik pengambilan kebijakan.

“Musyawarah desa itu adalah jantung demokrasi, bukan sekadar stempel administrasi untuk meloloskan proyek,” tegas Ree’, perwakilan LSM Gerhana Indonesia DPD Jawa Tengah, Jumat (9/1/2026).

Menurutnya, kegaduhan yang mencuat di tengah masyarakat justru menjadi indikator kuat bahwa proses pengambilan keputusan di tingkat desa tidak dijalankan secara terbuka dan partisipatif. Ia menilai, ketika warga baru bereaksi saat proyek hendak direalisasikan, hal tersebut menandakan adanya persoalan serius dalam pola komunikasi dan pelibatan masyarakat oleh pemerintah desa.

“Jangan salahkan masyarakat jika menolak. Yang keliru adalah prosesnya. Jika musdes hanya melibatkan kelompok tertentu, maka suara warga lain secara nyata dipinggirkan,” ujarnya.

Ree’ mengkritisi pelaksanaan musyawarah desa di Sitail yang dinilainya hanya bersifat formalitas untuk menggugurkan kewajiban administratif. Kesepakatan yang diklaim pemerintah desa disebutnya sebagai kesepakatan semu karena tidak lahir dari ruang dialog yang setara.

“Ketika ada warga yang tidak dihadirkan atau tidak diberi ruang bicara, maka hasil musyawarah itu cacat secara sosial. Ambisi pembangunan fisik tidak boleh mengorbankan nilai-nilai sakral, sejarah, dan kearifan lokal masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, rencana penggunaan lahan makam sebagai lokasi pembangunan seharusnya menjadi isu sensitif yang menuntut kehati-hatian serta pelibatan seluruh elemen masyarakat desa tanpa kecuali.

Lebih jauh, LSm Gerhana Indonesia mengingatkan bahwa label “program nasional” pada pembangunan KDMP tidak boleh dijadikan pembenaran untuk menabrak prinsip demokrasi desa. Justru, semakin besar skala program, semakin tinggi pula tuntutan terhadap transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi warga.

“Desa tidak boleh dikelola dengan pendekatan top-down dan pemaksaan kehendak. Desa itu kuat bukan karena bangunan betonnya yang megah, tetapi karena keputusan-keputusannya lahir dari musyawarah yang jujur, adil, dan terbuka,” pungkas Ree’.(AM)

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:39

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Berita Terbaru