ADIL : Pihak TFJ Sebut Bupati Cianjur Ingin Memasok Bahan Baku Air Dari PDAM

- Penulis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cianjur || Isu adanya dugaan Bupati Cianjur mengutus orang untuk meminta jatah memasok bahan baku air mineral kemasan ke PT. Tirta Fresindo Jaya ( Mayora Group) terus menyeruak.

Rumor itu mulai berkembang setelah aliansi dampak industri lingkungan ( ADIL ) melakukan aksi unjuk rasa di depan perusahaan air mineral yang beralamat di Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Pada Rabu 8 Oktober kemrin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak tanggung tanggung oknum yang mengatasnamakan utusan Bupati Cianjur itu meminta memasok air sebanyak 50 persen dari kebutuhan produksi perusahaan air mineral kemasan tersebut.

Menurut masa aksi damai, Hendra mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui utusan yang dimagsud, apakah dari oknum Pemda atau oknum PDAM. Namun dirinya menegaskan, mendapatkan informasi dari pihak perusahaan yang menyatakan adanya permintaan jika bupati meminta memasok air ke TFJ sebanyak 50 persen dari PDAM.

” Itu atas sumber Informasi dari pihak TFC, pihak TFJ menyampaikan bahwa pihak Pak Bupati ingin 50 persen sumber dari PDAM seperti itu,” ungkapnya.

Hendra juga menjelaskan jika permintaan 50 persen yang diminta oknum utusan bupati tersebut belum dilaksanakan.

” Belum dilaksanakan baru tahap pengajuan itu menurut informasi dari pihak TFJ,” katanya.

Diberitakan sebelumnya bahwa Aliansi Dampak Industri Lingkungan (ADIL) menggelar aksi unjuk rasa dengan empat poin tuntutan yaitu:

Alaiansi beralasan jika pihaknya mengutuk oknum yang diduga meminta 50 persen suplai air untuk produksi di luar sumber pabrik, yang dianggap akan mengganggu pasokan air bagi pelanggan PDAM Cianjur.

1. Menuntut adanya kompensasi yang jelas akibat dampak pengambilan air oleh PT Tirta Persindo Jaya yang diduga merusak lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar, 2. Menolak keras pengiriman air dari mata air luar wilayah,
3. Mendesak pihak manajemen perusahaan untuk mematuhi perjanjian yang telah dibuat sesuai PKS Nomor 03/PKS/TFJ-PMR-1/111/2025, dan
4. Aliansi mengutuk oknum yang diduga meminta 50 persen suplai air untuk produksi di luar sumber pabrik, yang dianggap akan mengganggu pasokan air bagi pelanggan PDAM Cianjur.

Aksi damai itu digadang gadang akan berlangsung selama 3 hari terhitung dari tanggal, 8,9 dan 10. Namun pada hari ini tepatnya 10 Oktober tidak nampak ada aksi yang dilakukan hanya saja menurut informasi dari pihak aliansi mereka telah melakukan musyawarah dengan pihak perusahaan.

sementara, pihak perusahaan PT. Tirta Fresindo Jaya (TFJ) atau Mayora Group, saat hendak dikonfirmasi, masih belum memberikan statemen apapun mengenai adanya aksi unjuk rasa tersebut. Namun pihak Mayora sempat memberikan nomber kontak untuk saling berkomunikasi. Akan tetapi sampai saat ini pihak mayora masih belum sampat menerima panggilan seluler dari awak media.

Begitupun pihak PDAM masih enggan berkomentar dan meminta awak media untuk kembali datang dihari selanjutnya. ” Sudah pada pulang pak tapi kemarin kita sudah laporkan dan nanti senin boleh bapak kesini lagi,” ujar pegawai PDAM, Jum’at, (10/10/25).(Red)

Berita Terkait

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan
Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur
Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”
Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas
Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru
Respons Cepat Aduan Call Center 110, Polres Pekalongan Tertibkan Kafe yang Putar Musik Hingga Larut Malam
Pria Asal Waled Meninggal Dunia Diduga Tertemper KA Harina, Polisi Ingatkan Bahaya Melintas di Perlintasan Tanpa Palang Pintu
SPPG Bobojong 04 Maksimalkan IPAL: Komitmen Jaga Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:00 WIB

Warga Kp. Saparantu Keluhkan Air Sumur Berbau dan Berbusa, Minta Pihak SPPG Kademangan 1 Lakukan Pengerukan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:48 WIB

Ruang Publik Depan Istana Cipanas Harus Dibuka Kembali, Tuntutan Dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Cianjur

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Prof Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Total Hak Hidup Dan Mati “Sedang Di Jadikan Judi Elit Global”

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

Kemenag Cianjur Ajak Guru PAI “Break The Pattern” Demi Pendidikan Berkualitas

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:55 WIB

Praperadilan Jadi Senjata Nelayan Kecil: Uji Kepatuhan Prosedural di Tengah Implementasi KUHAP Baru

Berita Terbaru