ADIL : Pihak TFJ Sebut Bupati Cianjur Ingin Memasok Bahan Baku Air Dari PDAM

Jumat, 10 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Cianjur || Isu adanya dugaan Bupati Cianjur mengutus orang untuk meminta jatah memasok bahan baku air mineral kemasan ke PT. Tirta Fresindo Jaya ( Mayora Group) terus menyeruak.

Rumor itu mulai berkembang setelah aliansi dampak industri lingkungan ( ADIL ) melakukan aksi unjuk rasa di depan perusahaan air mineral yang beralamat di Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Pada Rabu 8 Oktober kemrin.

Tidak tanggung tanggung oknum yang mengatasnamakan utusan Bupati Cianjur itu meminta memasok air sebanyak 50 persen dari kebutuhan produksi perusahaan air mineral kemasan tersebut.

Menurut masa aksi damai, Hendra mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengetahui utusan yang dimagsud, apakah dari oknum Pemda atau oknum PDAM. Namun dirinya menegaskan, mendapatkan informasi dari pihak perusahaan yang menyatakan adanya permintaan jika bupati meminta memasok air ke TFJ sebanyak 50 persen dari PDAM.

” Itu atas sumber Informasi dari pihak TFC, pihak TFJ menyampaikan bahwa pihak Pak Bupati ingin 50 persen sumber dari PDAM seperti itu,” ungkapnya.

Hendra juga menjelaskan jika permintaan 50 persen yang diminta oknum utusan bupati tersebut belum dilaksanakan.

” Belum dilaksanakan baru tahap pengajuan itu menurut informasi dari pihak TFJ,” katanya.

Diberitakan sebelumnya bahwa Aliansi Dampak Industri Lingkungan (ADIL) menggelar aksi unjuk rasa dengan empat poin tuntutan yaitu:

Alaiansi beralasan jika pihaknya mengutuk oknum yang diduga meminta 50 persen suplai air untuk produksi di luar sumber pabrik, yang dianggap akan mengganggu pasokan air bagi pelanggan PDAM Cianjur.

1. Menuntut adanya kompensasi yang jelas akibat dampak pengambilan air oleh PT Tirta Persindo Jaya yang diduga merusak lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar, 2. Menolak keras pengiriman air dari mata air luar wilayah,
3. Mendesak pihak manajemen perusahaan untuk mematuhi perjanjian yang telah dibuat sesuai PKS Nomor 03/PKS/TFJ-PMR-1/111/2025, dan
4. Aliansi mengutuk oknum yang diduga meminta 50 persen suplai air untuk produksi di luar sumber pabrik, yang dianggap akan mengganggu pasokan air bagi pelanggan PDAM Cianjur.

Aksi damai itu digadang gadang akan berlangsung selama 3 hari terhitung dari tanggal, 8,9 dan 10. Namun pada hari ini tepatnya 10 Oktober tidak nampak ada aksi yang dilakukan hanya saja menurut informasi dari pihak aliansi mereka telah melakukan musyawarah dengan pihak perusahaan.

sementara, pihak perusahaan PT. Tirta Fresindo Jaya (TFJ) atau Mayora Group, saat hendak dikonfirmasi, masih belum memberikan statemen apapun mengenai adanya aksi unjuk rasa tersebut. Namun pihak Mayora sempat memberikan nomber kontak untuk saling berkomunikasi. Akan tetapi sampai saat ini pihak mayora masih belum sampat menerima panggilan seluler dari awak media.

Begitupun pihak PDAM masih enggan berkomentar dan meminta awak media untuk kembali datang dihari selanjutnya. ” Sudah pada pulang pak tapi kemarin kita sudah laporkan dan nanti senin boleh bapak kesini lagi,” ujar pegawai PDAM, Jum’at, (10/10/25).(Red)

Berita Terkait

Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945
Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan
dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :
Kalim Siap Maju Pilkades Jeruklegi Kulon 2027, Pengalaman Jadi Modal Pengabdian
Wakil Bupati Lantik Empat Kuwu Hasil PAW
Verifikasi Fasos Fasum Lanjutkan Hasil RDP di DPRD Pekan lalu, Turun Lapangan Dari Dinas Perkim dan Dinas DPMPTSP Kabupaten Cianjur.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:50

Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:36

Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:48

Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:43

Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:14

dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :

Berita Terbaru