CIANJUR – Usia 9 tahun bukan sekadar angka bagi PAUD Bustanul Wildan. Di usianya yang ke-9 ini, PAUD yang berlokasi di Kampung Pasir Goong, Desa Murnisari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merayakan miladnya dengan cara yang berbeda. Bukan hanya syukuran dan lomba anak saja, tetapi juga menyuguhkan materi parenting untuk orang tua dengan tema _Membentuk Karakter Anak Sejak Dini_.
Milad ke-9 ini menjadi penanda perjalanan panjang sebuah lembaga pendidikan anak usia dini yang dirintis dari nol. Dari sebuah bangunan sederhana yang jauh dari kata layak, hingga kini memiliki gedung 2 lantai dan dipercaya mendidik sekitar 50 anak.
“Alhamdulillah, Milad PAUD Bustanul Wildan yang ke-9 ini kami berharap lebih eksis, lebih bermanfaat, lebih banyak peminat, dan ke depan fasilitasnya pun terus meningkat,” ujar Ketua Yayasan Nurul Bayan 02, Iid Syapril Hamid, Kom.I.
Rangkaian milad ke-9 diisi dengan syukuran, berbagai lomba, dan penampilan anak-anak. Suasana haru dan bangga menyelimuti acara, karena 9 tahun lalu, tak ada yang menyangka PAUD ini bisa bertahan sampai sekarang.
Namun di balik kemeriahan itu, ada pesan kuat yang ingin disampaikan pengelola.
“Rangkaian kegiatan syukuran, lomba-lomba, penampilan anak dirangkaikan dengan parenting orang tua,” kata Iid.
Parenting tentang cara membentuk karakter anak sejak dini inilah yang menjadi kado milad paling berharga untuk para orang tua.
Berbeda dari PAUD lain, PAUD Bustanul Wildan menjadikan parenting sebagai program unggulan. Kegiatan ini rutin dilakukan satu bulan sekali, menghadirkan psikolog dan konselor, agar orang tua bisa berkonsultasi langsung tentang pola asuh anak.
“Karena PAUD kami memiliki kegiatan rutinan satu bulan sekali yaitu parenting. Menghadirkan psikolog, konselor, jadi orang tua bisa berkonsultasi tentang pola asuh anak,” jelasnya.
Tak hanya parenting, kegiatan agama juga menjadi prioritas utama.
“Keunggulannya PAUD ada parenting dan kegiatan agama lebih diutamakan,” tegas Iid.
Kisah di balik milad ke-9 ini adalah kisah perjuangan yang berawal dari keikhlasan dan keberkahan.
Semua bermula dari sebidang tanah yang dihibahkan oleh almarhumah Hj. Rodiah kepada cucunya, Maryani, S.Pd. Di atas tanah hibah itulah, PAUD Bustanul Wildan dirintis.
Di awal merintis, kondisinya masih sangat sederhana. Bangunan yang digunakan masih berupa rumah yang tidak layak untuk kegiatan belajar anak. Namun dari keterbatasan itulah, Iid Syapril Hamid mulai berjuang. Perlahan, dengan dukungan banyak pihak, bangunan itu diperbaiki, diperluas, hingga kini berdiri gedung 2 lantai yang menjadi kebanggaan warga Pasir Goong.
“Cerita dulu saya merintis membangun PAUD itu dari rumah yang tidak layak menjadi saat ini alhamdulillah. Fasilitas alhamdulillah sudah gedung 2 lantai,” kenang Iid.
Motivasinya tetap sama sejak awal berdiri hingga milad ke-9 ini: mencerdaskan anak bangsa, menciptakan kader-kader anak sholeh, dan memberikan fondasi yang kuat bagi anak.
“Demi mencerdaskan anak bangsa, menciptakan kader-kader anak sholeh, memberikan fondasi bagi anak itu motivasinya,” ucapnya.
Di bawah Yayasan Nurul Bayan 02, PAUD ini kini dipimpin langsung oleh Kepala PAUD Ratna Juwita, SH., S.Pd.PAUD, yang setiap hari memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan karakter dan agama yang terbaik.
Di puncak perayaan, Iid menyampaikan harapan besarnya.
“Mudah-mudahan di tahun milad ke-9 ini mendapatkan kado terbaik dari Allah SWT. Mudah-mudahan juga kami selalu mendapatkan dukungan dari semua pihak,” harapnya.
Milad ke-9 ini bukan hanya perayaan ulang tahun sebuah sekolah. Ini adalah bukti bahwa pendidikan anak usia dini yang dimulai dari keikhlasan, dari sebidang tanah hibah almarhumah Hj. Rodiah di Pasir Goong, bisa tumbuh menjadi gedung 2 lantai yang menjadi tempat anak-anak Mande membangun masa depannya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, semoga menjadi amal kebaikan dan shodaqoh jariyah sehingga Allah mengganti dengan kebaikan yang berlipat ganda,” tutup Iid.
Penulis : Andri.S
Editor : SLS













Komentar