‎Temuan Bangkai Kendaraan & Wadah Meleleh di Gresik — Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Masih Menunggu Penjelasan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎GRESIK — Temuan kerangka kendaraan pikap beserta sisa wadah yang diduga bekas penampungan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi meleleh di kawasan Patoman, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Rabu (21/10/2026), menjadi sorotan warga setempat. Lokasi ditemukannya benda-benda tersebut berada di sebelah barat SPBU kawasan Patoman.
‎
‎Saat tim media meninjau lokasi, terlihat jelas kerangka kendaraan pikap yang terbengkalai. Di sekitarnya juga ditemukan sisa wadah yang diduga mengalami pelelehan, disertai jejak-jejak yang menyerupai bekas pembakaran. Namun hingga saat ini, belum dapat dipastikan secara pasti apakah wadah tersebut sebelumnya digunakan untuk menampung BBM, maupun keterkaitannya dengan kondisi kendaraan yang terbengkalai itu.
‎
‎Berdasarkan keterangan warga, seorang pria warga Dusun Lebani, Wringinanom, yang akrab disapa Abah, disebut-sebut kerap membeli bensin menggunakan kendaraan pikap serupa. Warga menduga BBM yang dibeli kemudian dipindahkan ke wadah lain. Meski demikian, informasi tersebut masih memerlukan penelusuran dan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
‎
‎Dari informasi yang dihimpun, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) sempat berada di lokasi. Namun kronologi kejadian serta penyebab pasti munculnya bekas pembakaran dan melelehnya wadah belum dapat diungkap secara rinci.
‎
‎Tim media juga telah berupaya meminta keterangan ke pihak Kepolisian di wilayah Wringinanom. Pihak kepolisian meminta rincian lokasi dan waktu kejadian secara spesifik. Hingga berita ini disusun, belum diperoleh penjelasan lebih lanjut terkait dugaan aktivitas tersebut.
‎
‎Jika dugaan penggunaan wadah untuk menampung BBM bersubsidi benar adanya, hal ini tentu perlu ditelusuri lebih dalam oleh instansi berwenang guna memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan distribusi BBM yang berlaku. Oleh karena itu, diperlukan klarifikasi resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait untuk mengungkap latar belakang keberadaan bangkai kendaraan dan wadah yang diduga meleleh tersebut, sekaligus memastikan keterkaitannya dengan dugaan pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi.(ahd)

Berita Terkait

Tanamkan Kedisiplinan Sejak Dini, Sat Lantas Polres Kuningan Sambut Ceria Kunjungan Siswa TKIT dan PAUD
Kirab Lampion Memeriahkan Hari Santri di Puger — Camat Sampaikan Salam Hangat Gus Bupati Jember
Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Desa Wangandowo Ludes Terbakar
‎Klarifikasi Kasat Resnarkoba Polres Sampang: Tak Ada Pengeluaran Uang, Penjemputan Fauzi atas Permohonan Keluarga
Tanamkan Kedisiplinan Sejak Dini, Sat Lantas Polres Kuningan Sambut Ceria Kunjungan Siswa TKIT dan PAUD
‎Memaknai Semangat Santri, DPC Madas Sedarah Kabupaten Pamekasan Mengucapkan Selamat Hari Santri 2026
Setetes air sejuta harapan , Aksi nyata Polresta Cilacap bantu air bersih ke desa Sawangan
Pimpin Sertijab Kasat Intelkam dan Binmas, Kapolres Pekalongan Tekankan Penyegaran Manajerial dan Sinergi
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:01

‎Temuan Bangkai Kendaraan & Wadah Meleleh di Gresik — Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi Masih Menunggu Penjelasan Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:55

Tanamkan Kedisiplinan Sejak Dini, Sat Lantas Polres Kuningan Sambut Ceria Kunjungan Siswa TKIT dan PAUD

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:22

Kirab Lampion Memeriahkan Hari Santri di Puger — Camat Sampaikan Salam Hangat Gus Bupati Jember

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:18

Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Desa Wangandowo Ludes Terbakar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:35

‎Klarifikasi Kasat Resnarkoba Polres Sampang: Tak Ada Pengeluaran Uang, Penjemputan Fauzi atas Permohonan Keluarga

Berita Terbaru