6 WBP Lapas Indramayu Bebas di Hari Kemerdekaan RI

- Penulis

Minggu, 18 Agustus 2024 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS // Sebanyak 6 Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu, bebas dari tahanan tepat di hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), yang ke-79.

 

Mereka yang bebas hari ini adalah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mendapat remisi umum 17 Agustus II, artinya pengurangan masa tahanan dan langsung bebas di tanggal 17 Agustus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Remisi tersebut diberikan secara simbolis oleh Bupati Indramayu, Nina Agustina, usai Upacara HUT RI ke-79, di Pendopo Kabupaten Indramayu, Sabtu (17/08/2024).

 

Nina Agustina berpesan kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Indramayu, yang hari ini mendapat remisi, agar kembali menjadi baik.

 

“Pokoknya semuanya itu kembalilah menjadi baik, dan suatu hal yang telah diberikan oleh Pemerintah, dimanfaatkan dengan baik,” pesan Nina.

 

Sementara itu, Hero Sulistiyono, Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu mengungkapkan, selain 6 orang yang mendapat remisi umum 17 Agustus II, ada 384 WBP yang mendapat remisi umum 17 Agustus I, yakni mereka yang mendapat pengurangan masa tahanan, namun belum bebas karena masih harus menjalani sisa masa tahanan.

 

“Totalnya ada 390 Narapidana yang mendapat remisi di HUT RI ke-79, dan 6 orang diantaranya langsung bebas,” ungkap Hero.

 

Hero menjelaskan, bahwa syarat untuk mendapatkan remisi diantaranya adalah berkelakuan baik, dan telah menjalani masa hukuman selama minimal 6 bulan.

 

Ia berharap, WBP yang mendapat remisi, khususnya yang bebas di Hari Kemerdekaan ini, dapat selalu berbuat baik dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.

 

“Semoga selama menjalani pembinaan di Lapas, dapat berguna nantinya, baik bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat, dan tidak mengulangi pelanggaran hukum kembali,” harap Hero.

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru