3 Napiter Lapas Indramayu Lakukan Ikrar Setia NKRI

- Penulis

Jumat, 2 Februari 2024 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu – 3 orang Narapidana Teroris (Napiter) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melakukan Ikrar Setia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Jum’at (02/02/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lapas Indramayu ini dihadiri oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Barat, Kusnali, Kapolres Indramayu, AKBP M. Fahri Siregar, Dandim 0616/Indramayu, Letkol Arm Andang Rudianto, dan tamu undangan lainnya.

“3 orang Napiter yang sudah melakukan ikrar setia NKRI ini diantaranya adalah KDW, RH, dan AK. Harapan kami, dengan adanya ikrar ini, mereka tidak akan kembali mengulangi kesalahannya,” kata Kusnali, diwawancara usai kegiatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diungkapkan Kusnali, salah satu Napiter atas nama KDW ditangkap karena terlibat dalam kasus pengeboman gereja di Makasar pada tahun 2021 lalu, dimana ia sebagai penyuplai bahan peledak.

“KDW sendiri merupakan penyuplai bahan peledak, dari JAD, sedangkan dua lagi merupakan anggota JI,” ungkapnya.

Sementara itu, Hero Sulistiyono, Kepala Lapas Indramayu mengungkapkan apa saja pembinaan yang diberikan kepada Napiter, sehingga mereka mau melakukan Ikrar Setia NKRI tanpa paksaan.

“Pertama kita lakukan pendekatan, ajak diskusi dan menganggap mereka seperti teman atau saudara sendiri, agar tidak ada jurang pemisah antara petugas dan napiter,” tuturnya.

Kemudian,masih dikatakan Hero, seluruh Napiter diberi pembinaan sesuai dengan program pembinaan yang dijalankan oleh Lapas. Selain itu pembinaan yang diberikan melibatkan BNPT, Densus, Kemenag, Kapolres dan Dandim 0616 Indramayu.

“Lalu dilanjutkan pembinaan kesadaran berbangsa dengan latihan baris berbaris dan mengibarkan bendera merah putih,” tandasnya.

Usai ucap Ikrar setia NKRI, para napiter juga menandatangani surat pernyataan setia NKRI. Terakhir, 3 Napiter ini mencium bendera merah putih.

Berita Terkait

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim
Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.
DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Pakar Sebut Barang–barang Pemberian China Dibuang Pejabar AS demi “Security System”
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:04 WIB

Sidang Ketiga Kasus Labu Viral di Cianjur, Jawaban Jaksa Ditolak Hakim

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:37 WIB

Dirgahayu Ke 18 Tahun Kongres Advokat Indonesian DPC Kabupaten Cianjur., Tegakan Keadilan Yang Utama Buat Masyarakat.

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:13 WIB

DPC KAI Cianjur Rayakan HUT ke-18 dengan Donor Darah dan Aksi Kemanusiaan

Berita Terbaru

Berita

NGURI-NGURI BUDAYA, JERUKLEGI KULON NGGELAR WAYANG KULIT

Selasa, 16 Jun 2026 - 09:29 WIB