Tiga Hari Pencarian, Anak Korban Tenggelam di Kali Kriyan Kota Cirebon Ditemukan di Muara

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews//

Cirebon Kota – Peristiwa tenggelam yang merenggut nyawa seorang anak akhirnya menemukan titik terang pada Rabu (06/05/2026) pukul 07.36 WIB, ketika anak korban ditemukan di muara Sungai Kriyan Lawang Sanga, Kota Cirebon, setelah sebelumnya dilaporkan hanyut pada Senin (04/05/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di aliran Kali Kriyan, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar, di mana anak korban berjenis kelamin laki-laki, berusia 11 tahun, seorang pelajar, warga Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, ditemukan setelah pencarian intensif selama tiga hari yang melibatkan berbagai unsur.

 

Kapolsek Lemahwungkuk IPTU Usep Winta, S.H. menjelaskan secara rinci bahwa peristiwa tenggelam terjadi pada Senin (04/05/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Kali Kriyan Lawang Sanga, saat korban bersama tiga temannya berada di sekitar sungai dan dua di antaranya, termasuk korban, sempat berenang di aliran sungai tersebut.

 

Ia menambahkan bahwa pada saat kejadian, arus sungai tiba-tiba menjadi deras akibat kiriman air dari wilayah hulu setelah hujan, sehingga salah satu teman korban berhasil menyelamatkan diri, sementara korban sempat tersangkut di pintu air namun tidak mampu bertahan dan akhirnya terlepas serta hanyut terbawa arus.

 

Sekitar pukul 16.30 WIB, teman korban sempat berusaha menarik korban untuk diselamatkan, namun upaya tersebut gagal karena derasnya arus, hingga akhirnya korban hilang dari permukaan air dan tidak terlihat lagi oleh warga yang berada di lokasi.

 

Saksi Sumiah, perempuan, ibu rumah tangga, warga Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, menerangkan bahwa dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari anak-anak di sekitar lokasi dan segera melaporkan kejadian tersebut melalui Layanan Polisi 110.

 

Sementara itu, saksi Agus, laki-laki, Ketua RT, warga Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, menjelaskan bahwa warga sempat melakukan pencarian awal secara mandiri sebelum aparat dan tim gabungan datang untuk melakukan penanganan lebih lanjut di lokasi kejadian.

 

Proses pencarian melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Polsek Lemahwungkuk, Polres Cirebon Kota, Ditpolair, Basarnas Kota Cirebon, BPBD Kota Cirebon, TNI, serta perangkat pemerintah setempat yang bersama-sama menyisir aliran sungai hingga ke muara.

 

Pencarian dilakukan secara intensif selama tiga hari dengan berbagai metode, namun sempat terkendala oleh kondisi arus yang deras dan cuaca yang kurang mendukung, sehingga pencarian dihentikan sementara pada malam hari dan dilanjutkan kembali keesokan harinya.

 

Pada Rabu pagi, korban akhirnya ditemukan di muara sungai dalam kondisi meninggal dunia, kemudian langsung dievakuasi oleh tim gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk penanganan lebih lanjut serta dilakukan identifikasi oleh Unit Identifikasi Polres Cirebon Kota.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain di sekitar aliran sungai, terutama saat kondisi cuaca yang dapat memicu derasnya arus air secara tiba-tiba.

 

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut serta mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan segera melaporkan kondisi darurat melalui Layanan Polisi 110 agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

 

 

Laporan: Wadira

Berita Terkait

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
Komunitas Bagong Mogok Bersama Polsek Mande dan Pemdes Mulyasari Salurkan Bantuan untuk Pasangan Lansia Korban Kebakaran
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Bentuk Datgas Pertanahan Terlibat KasusbTanah Tidak Penjarakan Segera!!!
Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan Ketua FPI Kota Cirebon Perkuat Komunikasi Jaga Kamtibmas
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19 WIB

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:33 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:21 WIB

KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Berita Terbaru