Berita

Terungkap Penemuan Mayat di Area Workshop Kampung Asyaman, Polres Keerom Tetapkan Pelaku

293
×

Terungkap Penemuan Mayat di Area Workshop Kampung Asyaman, Polres Keerom Tetapkan Pelaku

Sebarkan artikel ini

 

Journal News.id — Polres Keerom melalui Tim Khusus Reserse Kriminal bersama Opsnal Sat Reskrim dan Sat Intelkam berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi di area Workshop Kampung Asyaman, Distrik Arso, Kabupaten Keerom. Berawal dari laporan penemuan mayat yang diterima Polres Keerom pada akhir Desember 2025, Pengungkapan kasus ini merupakan hasil rangkaian penyelidikan intensif yang dilaksanakan sejak laporan diterima, Sabtu (10/01/2026).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kasus tersebut bermula dari ditemukannya seorang laki-laki berinisial VM (40) dalam kondisi meninggal dunia di area Workshop Kampung Asyaman. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan visum et repertum, korban ditemukan memiliki sejumlah luka yang diduga akibat kekerasan. Hal ini mendorong tim gabungan Polres Keerom untuk melakukan penyelidikan mendalam dengan mengumpulkan keterangan para saksi dan menelusuri aktivitas terakhir korban sebelum meninggal dunia.

Dari hasil penyelidikan, tim memperoleh informasi bahwa korban terakhir kali bersama seorang perempuan berinisial MW (42), warga Kampung Kwimi, Distrik Arso. Setelah dilakukan upaya pencarian, MW berhasil dihadirkan ke Polres Keerom untuk dimintai keterangan. Dalam pemeriksaan lanjutan, yang diperkuat oleh keterangan sejumlah saksi dan fakta di lapangan, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan batu yang mengenai bagian kepala korban hingga korban tidak sadarkan diri dan kemudian meninggal dunia.

Pelaku mengakui bahwa kejadian tersebut terjadi saat dirinya bersama korban mengonsumsi minuman keras usai menghadiri acara di wilayah Arso VI. Peristiwa pemukulan terjadi di area Workshop Kampung Asyaman setelah korban diduga memaksa kehendak kepada pelaku. Saat ini, pelaku telah diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Keerom guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Jetny L. Sohilait, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antar fungsi di lingkungan Polres Keerom.

“Pengungkapan kasus pembunuhan ini berawal dari laporan penemuan mayat. Setelah dilakukan pemeriksaan visum dan penyelidikan lanjutan, kami menemukan adanya unsur kekerasan sehingga kasus ini ditingkatkan menjadi dugaan tindak pidana pembunuhan,” ujarnya.

Oplus_16908288

Lebih lanjut disampaikan, pihaknya sempat mengalami kendala karena pelaku tidak kooperatif dan berupaya menghindari petugas. Namun berkat pengumpulan keterangan saksi-saksi serta bukti yang saling menguatkan, penyidik akhirnya mampu mengungkap fakta sebenarnya.

“Setelah kami mendapatkan saksi kunci yang melihat korban dan pelaku di TKP, serta didukung keterangan saksi lain, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya,” jelas Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim menegaskan bahwa Polres Keerom berkomitmen untuk menuntaskan setiap tindak pidana secara profesional dan transparan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian menonjol kepada pihak kepolisian. Polres Keerom akan terus hadir memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi seluruh masyarakat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *