Terseret Arus Sungai Waisamba, Warga Saeven 42 Skanto Ditemukan Meningal Dunia.

Rabu, 23 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News id // Seorang Pria An. Jaya Suhada (45 th), warga Kampung Saeven 42, Distrik Skanto, Kab. Keerom, yang sebelumnya dilaporkan hilang terbawa arus sungai Waisamba, Kampung Saeven 42, akhirnya ditemukan dalam kondisi meningal dunia oleh Tim Gabungan , Rabu (23/04/25)

Kejadian tersebut bermula dari adanya laporan seorang warga Kampung Seven 42, Distrik Skanto, Kab. Keerom pada Selasa pagi (22/04/2025) yang melihat korban terbawa arus sungai Waisamba saat mencoba menyebrang sungai tersebut, saksi telah berusaha menolong namun tidak berhasil dikarnakan arus sungai yang deras dan dalam.

Merespon laporan tersebut personel Polsek Skanto langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan upaya pencarian bersama warga yang disusul dengan bantuan Personel dari Polres Keerom

Akhirnya, pada hari Rabu (23/04/25) sekitar pukul 08.00, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban sekitar 3 kilo meter dari tempat pertama hilang, dengan korban yang sudah dalam kondisi meningal dunia

Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Skanto AKP Sutriyono saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut

“Setelah menerima laporan kami langsung datangi lokasi dan lakukan pecarian dengan di bantu warga dan disusul bantuan TIM SAR gabungan dari Polres Keerom, Basarnas, BPBD dan TNI yang mana akhirnya kami berhasil menemukan jasad korban sejauh 3 KM dari lokasi awal hilangnya dan langsung kami evakuasi” ujar Kapolsek Skanto.

Kapolsek skanto juga mengucapkan terimkasih kepada warga masyarakat yang sudah ikut membantu mencari korban hingga berhasil ditemukan.

” Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada relawan , warga masyakarat yang telah bersama sama Polisi mencari korban hingga korban berhasil ditemukan ‘ tutup Kapolsek Skanto.

Berita Terkait

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Berita Terbaru