Kepala Sekolah dan Wartawan Saling Lapor, Direktur Sandekala Trimurti Soroti Lemahnya Pembinaan Disdik dalam Pengelolaan Dana BOS

Kamis, 8 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journalnews. Id. CIREBON, Firma Hukum Sandekala Trimurti bersama Bikers Journalist Indonesia (BJI) Cirebon menemui Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon membicarakan tentang sengketa hukum antara Tenaga Pendidikan dan Masyarakat yang berpofesi sebagai Wartawan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Dinas pendidikan Kabupaten Cirebon, pada Rabu 7 Oktober 2026.

Direktur Firma Hukum Sandekala Trimurti, Mulyadi Zeki, mengingatkan untuk seluruh Kepala Sekolah SD dan SMP di Kabupaten Cirebon agar mengelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai aturan dan perundang-undangan.”Jangan bermain-main dengan uang pendidikan,” tegas Zeki, Jumat (4/7/2026).

Peringatan tersebut disampaikan Zeki usai melakukan pertemuan mediasi terkait laporan sejumlah kepala sekolah SD dan SMP yang melaporkan dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum wartawan. Dan laporan balik okum wartawa terhadap sejumblah kepalan sekolah SD dan SMPN terkait dugan suap.

Menurut Zeki, fenomena saling lapor ke Aparat Penegak Hukum (APH) yang dilakukan oleh kepala sekolah dan wartawan mencerminkan adanya kejanggalan dalam pengelolaan Dana BOS baik di tingkat SD maupun SMP di Kabupaten Cirebon. “Ini merupakan bukti nyata bahwa Kepala Dinas Pendidikan tidak mampu mengedukasi dan membina sekolah dalam pengelolaan Dana BOS yang transparan dan akuntabel,” kata Zeki.

Mediasi yang difasilitasi Firma Hukum Sandekala Trimurti bersama Tim Wartawan dari Bikers Journalist Indonesia (BJI) Cirebon bertujuan untuk memastikan kebenaran informasi, apakah pihak sekolah benar-benar telah melakukan pelaporan resmi ke Polresta Cirebon. Dan apakah benar oknum wartawan juga telah melaporkan kepada Polda Kawa Barat atau hanya sekedar isu.

“Fakta di pertemuan, salah satu Ketua K3S mengakui adanya pengaduan tersebut. Ia mengatakan ‘kami dengan sekolah-sekolah lain telah sepakat melaporkan oknum wartawan tersebut. Dan pihak oknum wartawan juga membenarkan telah melakukan pelaporan kepa Polda Jawa Barat,” ungkap Kepala SDN 4 Jagapura dan oknum wartawab dalam pertemuan tersebut.

 

“Inilah yang perlu kita sikapi bersama ke depan. Pengelolaan Dana BOS harus lebih baik, transparan, dan akuntabel, sehingga tidak ada lagi kejadian serupa yang merugikan dunia pendidikan,” ujar Bang Zeki.

Pihaknya berharap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon menepati janji saat audiensi pada 24 Juni 2026 lalu, di mana Kepala Dinas berjanji akan memperbaiki kinerja dan memastikan tidak ada lagi hal buruk yang menimpa dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon.

“Kami akan kawal. Jika pengelolaan Dana BOS masih bermasalah, kami tidak segan akan melaporkan secara resmi ke Kejaksaan,” pungkas Zeki.

Sementara itu, Arief Yolando Ketua BJI Cirebon ikut mengomentari hasil dari pertemuan tersebut. Menurutnya, Arief hadir dalam pertemuan tersebut selain diundang oleh Bung Zeki Direktur Firma Hukum Sandekala Trimurti, juga ingin menyampaikan keprihatinan yang terjadi karena adanya saling lapor antara Birokrasi di Dinas Pendidikan dengan masyarakat yang berprofesi sebagai Wartawan.

“Saya hadir dalam rangka menyoroti hal ini. Saya berharap, kehadiran kita disini bisa menyudahi konflik antara Tenaga Pendidikan dan Wartawan sehingga bisa segera berakhir,” ujarnya.

Bukan hanya itu, dirinya juga menghimbau agar Wartawan bekerja sesuai dengan profesinya yaitu mencari bahan berita, mengumpulkan, memilih, mengolah setelah itu menyebarluaskan informasi atau berita yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat melalui media massa.

“Wartawan itu cukup dengan mencari berita. Jangan jadikan profesi Wartawan untuk jualan proyek, LKS atau jualan produk-produk lainnya. Itu jelas menyalahi tupoksinya. Ingat Wartawan itu bukan Pedagang,” tegas Arief.

(Wadira)
Biro Cirebon

Berita Terkait

‎BUKA KEDOK MAFIA EMAS BANGKALAN — APMP Jatim Desak Polda Jatim Tindak Tegas Peleburan Emas Ilegal Beroperasi 10 Tahun Tanpa Pajak
Polres Cirebon Kota Sosialisasikan Sekolah Kemala Taruna Bhayangkara di SMPN 5
PROF DR SUTAN NASOMAL PENGHASILAN PAJAK PEMERINTAH MENDAPATKAN RIBUAN TRILYUN DITENGAH KEMISKINAN RAKYAT YANG SEMAKIN PARAH
‎DPC Madas Sedarah Pamekasan Sampaikan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Hj. Sadrini, Ibunda H. Munaji
Kenalkan Sekolah Unggulan Polri, Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Karanganyar Motivasi Siswa SMPN 2 Karanganyar
Kapolresta Cirebon Tekankan Amanah Jabatan, Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Masyarakat
SMK Dzakiyyun Kembali Cetak Prestasi: Lepas Alumni Bekerja ke Jepang
‎AMP Pamekasan Turun Tangan Dampingan Aduan Masyarakat Atas Dugaan Penyebotan Badan Jalan Menuju Goa Payudan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:15

‎BUKA KEDOK MAFIA EMAS BANGKALAN — APMP Jatim Desak Polda Jatim Tindak Tegas Peleburan Emas Ilegal Beroperasi 10 Tahun Tanpa Pajak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:32

Polres Cirebon Kota Sosialisasikan Sekolah Kemala Taruna Bhayangkara di SMPN 5

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:21

Kepala Sekolah dan Wartawan Saling Lapor, Direktur Sandekala Trimurti Soroti Lemahnya Pembinaan Disdik dalam Pengelolaan Dana BOS

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:52

PROF DR SUTAN NASOMAL PENGHASILAN PAJAK PEMERINTAH MENDAPATKAN RIBUAN TRILYUN DITENGAH KEMISKINAN RAKYAT YANG SEMAKIN PARAH

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:24

‎DPC Madas Sedarah Pamekasan Sampaikan Bela Sungkawa Atas Meninggalnya Hj. Sadrini, Ibunda H. Munaji

Berita Terbaru