Tagihan Listrik Pelanggan Pasca Bayar Bengkak, PLN ULP Indramayu Naikan Daya Sepihak

Senin, 9 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOIRNAL NEWS // PLN ULP Indramayu dinilai rugikan masyarakat tidak mampu, pasalnya mereka menaikkan daya sepihak pelanggan pascabayar subsidi R1 900 atas nama Abdul Azis tanpa pemberitahuan.

“biasanya setiap bulan kalau bayar tagihan listrik melalui aplikasi myPLN sekitar diatas 300ribuan. ketika saya ingin bayar bulan agustus 2024 di aplikasi myPLN tagihannya membengkak menjadi 1.5 juta.” Ungkap Abdul Azis kepada media.

“Ternyata saya teliti di aplikasi tersebut, status voltase pelanggan berubah dari yang awal 900 menjadi 1300, padahal tidak pernah ada pemberitahuan penambahan daya, misalpun ada pemberitahuan untuk menaikkan daya pastinya saya tolak, karena saya cuma pensiunan golongan rendah.” Tambahnya

Menurut Abdul Azis, fisik dari watt meter dan MCB yang ada dirumah miliknya tidak ada yang dirubah, masih tetap R1 900 dan MCB masih 4 amper, tidak pernah ada orang PLN yang datang mengganti watt meter 1300 dan MCB yang ampernya lebih tinggi.

“Kenapa koq di aplikasi myPLN status saya sebagai pelanggan tiba-tiba berubah menjadi 1300? Ini sangat merugikan sekali untuk masyarakat seperti saya.” Keluhnya.

Dari informasi pegawai PLN yang tidak bisa disebutkan namanya menerangkan, jika PLN menaikkan daya pastinya akan diberitahukan terlebih dahulu ke pelanggan, setelah mendapat persetujuan, tekhnisi PLN akan mengganti fisik watt meter dan MCB yang ada dirumah pelanggan ke yang lebih tinggi.

“Ini mah fisiknya tidak diganti, masih tetap watt meter R1 900 dan MCB 4 amper, akan tetapi di aplikasi myPLN statusnya berubah menjadi 1300.” Keluh Aziz .

Abdul Azis kemudian melaporkan hal ini ke PLN ULP Indramayu, pada senin 9 September 2024, namun tidak mendapat solusi terbaik, mereka hanya memberi kebijakan agar watt meter pelanggan diganti menjadi token prabayar 900 dan dikenakan biaya sebesar 300ribuan ditambah harus tetap membayar tagihan sebelumnya yang 1.5 juta.

“Saya dirugihan dan terkesan dijebak oleh PLN agar terpaksa ganti token prabayar 900, namun hal itu tidak masalah bagi saya kalau harus ganti token, asalkan tagihan listrik sebelumnya bisa dinormalkan semula. Saya akan laporkan hal ini ke komisi IV DPRD Indramayu untuk mendapatkan keadilan.” Ketus Azis

Berita Terkait

Kapolresta Cirebon Tekankan Amanah Jabatan, Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Masyarakat
SMK Dzakiyyun Kembali Cetak Prestasi: Lepas Alumni Bekerja ke Jepang
‎AMP Pamekasan Turun Tangan Dampingan Aduan Masyarakat Atas Dugaan Penyebotan Badan Jalan Menuju Goa Payudan
‎Diancam Dibunuh & Barang Dijarah, Ibu Dua Anak di Pamekasan Desak Polres Segera Tangkap Pelaku
‎Aksi di 3 Titik Surabaya, LSM RATU: Anggaran BOSP Rp2,37 Triliun Rawan Penyimpangan — Minta Pengusutan Tuntas
Tim Puslitbang Polri Teliti Kesesuaian Biaya Penyidikan di Polres Cirebon Kota
Korps Rapot Pengabdian, Ipda Carsa Naik Pangkat Jadi Perwira
‎Bukan Sekadar Seremoni, HUT TNI ke-81 di Puger Jadi Momentum Perkuat Sinergi Seluruh Unsur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:35

Kapolresta Cirebon Tekankan Amanah Jabatan, Minta Pejabat Baru Perkuat Pelayanan Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:21

SMK Dzakiyyun Kembali Cetak Prestasi: Lepas Alumni Bekerja ke Jepang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26

‎AMP Pamekasan Turun Tangan Dampingan Aduan Masyarakat Atas Dugaan Penyebotan Badan Jalan Menuju Goa Payudan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:18

‎Diancam Dibunuh & Barang Dijarah, Ibu Dua Anak di Pamekasan Desak Polres Segera Tangkap Pelaku

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:10

‎Aksi di 3 Titik Surabaya, LSM RATU: Anggaran BOSP Rp2,37 Triliun Rawan Penyimpangan — Minta Pengusutan Tuntas

Berita Terbaru