Ragam

Seorang Nelayan Asal Muara Blanakan Alami Gagal Ginjal, Kini Butuh Uluran Tangan

56
×

Seorang Nelayan Asal Muara Blanakan Alami Gagal Ginjal, Kini Butuh Uluran Tangan

Sebarkan artikel ini

SUBANG, Journalnews.id – Taya 30 tahun warga Dusun Sindang Laut 1 RT.03/RW.01 Desa Muara Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang warga miskin yang memiliki Dua orang Anak yang masih kecil buah perkawinan dengan seorang istri bernama Erni.

Diketahui tempat tinggal Taya bersama istri dan anaknya di bangun hasil dari bantuan Kementrian Sosial Republik Indonesia (KEMENSOS RI) pada tahun 2018 yang lalu.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Taya bekerja sebagai Nelayan Koncong yang setiap hari ikut perahu orang lain, Taya biasa brangkat melaut setiap jam tiga pagi sampai pulang jam Dua siang kadang pulang sore dengan penghasilan yang tidak menentu terkadang tidak mendapatkan hasil sama sekali yang jelas untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya pun serba kekurangan.

Sekarang Taya terbaring di RSUD CIERENG Subang dengan hasil Diagnosa Dokter Taya mengalami Gagal Ginjal dan harus di lakukan tindakan Cuci Darah.

Menurut keterangan istri Taya,Erni “sebelumnya suami saya mengalami Demam tinggi dan terus mengigau dan lemas pada kakinya hingga tak mampu untuk berjalan hingga pada akhirnya pada hari Jumat (28/01/2022) suami saya sama keluarga di bawa ke RSUD CiERENG Subang, karena suami saya tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat ( KIS ) adapun pernah dapat Kartu KIS dari pemerintah tapi tidak aktif dan tidak bisa di gunakan,” katanya

Lanjut Erni “Suami saya masuk Rumah Sakit di RSUD Ciereng Subang Memakai Surat Keterangan Miskin ( SKM ) dari Desa, Kecamatan dan Rekomendasi Kepala Puskesmas Blanakan, berkat bantuan dari jurnalis Media Journal News dan Alhamdulillah semuanya sudah beres, harapan saya kepada pemerintah dan intansi terkait, kami masyarakat yang emang benar adanya tidak mampu memohon bantuannya untuk Biaya Hidup kami yang sedang menunggu suami yang sedang di lakukan perawatan dan pengobatan ginjal suami saya di RSUD CIERENG SUBANG,” ungkap Erni dengan berderai air mata.

(Bebeng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *