Berita

Sejehtarahkan petani di Tiga Desa, Pemdes Sibubut Kec. Gegesik Kab.Cirebon bentuk KORPORASI

69
×

Sejehtarahkan petani di Tiga Desa, Pemdes Sibubut Kec. Gegesik Kab.Cirebon bentuk KORPORASI

Sebarkan artikel ini

Journal News. Cirebon, – Sesuai arahan Dirjen Tanam pangan dalam membangun dan mensejahterakan petani di daerah berbasis Korporasi yang sejak 2019 silam , digaungkan Kementrian pertanian Propaktani ( program pengembangan Korporasi tanam pangan) dalam meningkatkan produksifitas hasil pertanian dan kesejahteraan petani itu sendiri.

Seperti Contohnya yang telah dilaksanakan di wilayah Kabupaten cirebon provinsi jawa barat, Terdapat Salah Satu Desa mendapatkan Program berbasis KORPORASI yang mana kini telah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa ( Pemdes) Desa Sibubut Kecamatan gegesik, Kabupaten Cirebon.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kepala Desa sibubut Abidin menyampaikan” sebelumnya kami tidak mengerti apa itu Korporasi. namun, setelah kegiatan panen raya di desa kami dengan menghadirkan Dirjen tanam pangan dan sekretaris jendralnya dari pusat maka pada kesempatan panen raya itulah kami melakukan interaksi berdialog langsung dengan Dirjen tanam pangan terkait potensi pertanian yang ada di wilayah kabupaten cirebon, khususnya di wilayah desa sibubut ini beliau menyempaikan kepada kami agar ada sebuah lembaga yang mewadahi para petani dan Gapoktan untuk bisa membuat sebuah lembaga berbasis Korporasi, yang mana bertujuan untuk mensejahterakan petani itu sendiri agar lebih mudah menghasilkan produksifitas pertanian yang meningkat,” Ujar Abidin Kepala desa sibubut yang didampingi ketua KORPORASI Absori kepada media ini Selasa (15/03/2022).

Lanjutnya Abidin menjelaskan,” dari situlah kami pemerintah desa sibubut dituntun langsung oleh Dirjen tanam pangan agar bisa membina petani melalui pembentukan Korporasi. di bulan September 2021 lalu, kami telah berusaha dengan menggelar rapat musyawarah bersama yang meliputi Tiga Desa yahni Desa kami Sibubut, Desa panunggul, dan Desa Kedung Dalem karena pembentuakan Korporasi ini tidak bisa dilaksanakan oleh satu desa, melainkan luas wilayah area pesawahan/pertanian harus mempunyai luas hamparan wilayah 1000 h. Untuk mencapai luas wilayah tersebut kami menggandeng Tiga Desa untuk bersama -sama membangun KORPORASI dengan melalui rapat musyawarah bersama Tiga Desa berkaitan dengan pembentukan Korporasi, sehingga hasil dari rapat tersebut disetujui bersama dari ke-3 ( tiga) desa tersebut diputuskan salah satu Desa untuk membuat lembaga Korporasi demi mensejahtarakan para petani dalam mengolah pertanian. dengan luas wilayah hamparan sawah petani dari Tiga Desa ini semuanya seluas 886 hektar, Karena luas wilayah pertanian ke-3 Desa tersebut mendekati 1000 hektar. Jadi wilayah pertanian dari ke-3 Desa ini masuk dalam katagori yang diusulkan Dirjen Tanam pangan Pusat, ” Katanya.

“Dalam kegiatan rapat musyawarah bersama pembentukan Korporasi itu, kita hadirkan para ketua kelompok tani ( Gapoktan), yang hasilnya telah disepakati bersama sebagai perwakilan dari para petani ke-3 desa tersebut. Adapun dalam rapat Tersebut, kami beserta dua kepala desa lainya dan dinas terkait lainya juga ikut hadir. sehingga kami terus diarahkan untuk segera membentuk KORPORASI dan alhamndulillah dibulan Oktober 2021 lalu, Plt Kadis Pertanian kabupaten cirebon H. Asdullah menyetujui dari hasil rapat pembentukan Korporasi di salah satu desa yang dipusatkan berkantor di desa kami Desa sibubut. Saat itu H. Asdullah sangat menyetujui dengan pembentukan KORPORASI ini pada waktu itu beliau menjabat sebagai Plt Kadis Pertanian Kab. Cirebon. Dari situlah kami mulai membentuk struktural kepengurusan Korporasi mulai dari ketua, manager, hingga anggota kepengurusan unit mesin dan pengolahan pertanian, agar KORPORASI ini segera terbentuk sehingga dapat dirasakan hasilnya oleh petani kita, khususnya diwilayah Tiga Desa tersebut.

Lebih jauh Kuwu Desa Sibubut Abidin memaparkan” seusai terbentuknya struktural kepengurusan Korporasi. selanjutnya kami dibuatkan SKnya oleh Bpk. Asep Pamungkas, SP. MP. Selaku kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon yang baru menjabat di akhir tahun 2021 lalu, dari beliau ini juga kita mendapkan dukungan yang kuat, sehingga SK Korporasi ini langsung dibuatkan oleh Kadis Pertanian Kab. Cirebon.

Dengan berbekal pengesahan SK tersebut kami selanjutnya memproses legalitas badan hukumnya melalui pembuatan Akta Notaris, dari legalitas tersebut pemerintah desa sibubut kembali menggelar rapat bersama dengan para Gapoktan yang dihadiri tiga kepala desa dan ketua Bumdes masing-masing ke-3 desa tersebut, sehingga dari gabungan ke-3 Bumdes ini diharapkan dapat bekerja sama dalam mendukung berjalanya Program Korporasi untuk permodalan awal, karena semenjak dibentuknya Korporasi ini pada saat itu masih belum memiliki modal anggaran awal.

“Walaupun KORPORASI ini tidak memiliki modal awal, namun, Korporasi ini kita jalankan dan kembangkan melalui kegiatan dengan membuat penangkaran benih bibit tanaman dengan hasil kerja sama Bina Pertiwi, PT. Pertani, yang mana PT. pertani ini masih dibawah naungan sayang sri untuk bisa mengemas penangkaran bibit yang dibuat oleh Korporasi supaya diakui oleh PT pertanian atau Sayang sri. Dan
Alhamndulillah berkat kerja keras kita bersama akhirnya mereka semuanya merespon dan siap untuk mendukung program Korporasi kita ini,” Katanya.

Abidin juga menegaskan” Bahwa sebelumnya kita sudah melaksanakan pelatihan dasar dari mulai teori hingga praktek langsung terjun dilapangan dengan dibina langsung oleh Bina Pertiwi dari mulai pengoprasian operator alat tanam, roda empat dan pengoprasian mesin comben, serta lainya. Jadi selama kegiatan pelatihan tersebut berjalan dengan cukup baik, sehingga peran manager dan ketua serta para anggota jajaran korporasi kita saat bekerja dilapangan hasilnya tidak mengecewakan malah memuaskan para petani. khususnya di wilayah Korporasi kita ini sudah dikenal se-wilayah kabupaten cirebon yang mana pada saat ini KORPORASI berkantor di Desa Sibubut Kecamatan Gegesik,” Tegas Kuwu Abidin.

Kuwu Abidin juga menambahkan, terkait dengan penyaluran pengambilan pupuk bersubsidi bagi para petani, pihaknya menegaskan, bahwa keberadan pupuk bersubsidi untuk petani bukan hanya ditahun ini saja, melainkan setiap tahunnya pupuk bersubsidi ini selalu bermasalah dalam penyalurannya untuk para petani penggarap sawah. maka dari itu, pihaknya saat ini melalui KORPORASI membantu memfasilitasi dalan mempermudah petani untuk mendaptkan pupuk bersubsidi ini agar sesuai dengan rill luas sawah area yang ada dilapangan, karena acuanya dalam penyaluran pupuk ini adalah ER DKK sedangkan ER DKK itu ada banyak petani yang masuk ke ER DKK, tetapi tidak mempunyai sawah.

Kalau yang digunakan ER DKK secara otomatis pupuk itu keluar tidak sesuai dengan Rill sawah yang ada dilapangan, maka dari itu untuk meminimalisir hal yang tidak sesuai dengan rill dilapangan , Kami dan KORPORASI ini juga memfasilitasi petani khususnya dalam mendapatkan pupuk bersubsidi bagi petani melalui Kios yang sudah dibentuk dengan kriteria syaratnya yaitu membuat rekom melalui pihak desa atau bisa juga melalui KORPORASI, karena desa kita ini mempunyai data rill petani yang mempunyai garapan sawah, jadi sesuai kebutuhan dengan luas sawah yang ada dan ketentuan ini sudah menjadi keputusan bersama dari hasil muasyawarah bersama. dengan hasil poinya yaitu: setiap petani penggarap sawah untuk pengambilan pupuk bersubsidi di Kios tersebut mereka petani diharuskan membawa rekom dari Desa atau bisa juga dari Korporasi,” Tandas Abidin.

Selain dari pada itu juga, walaupun Korporasi ini tergolong masih baru berjalan akan tetapi sudah dirasakan manfaatnya oleh petani, jadi kami memohon dukungan dari para petani untuk terus menggerakan dan mendorong Korporasi ini agar lebih baik lagi dalam memfasilitasi kebutuhan para petani.

” walaupun dikorporasi ini ada swadaya dari masyarakat petani, namun hal ini semata untuk bisa terus menunjang kinerja perkantoran Korporasi dalam perbantukan memfasilitasi kebutuhan petani, Hal tersebut atas hasil kesepakatan musyawarah bersama yang sebelumnya dilaksanakan, sesuai dengan berita acara kegiatan dan daftar hadir serta dokumentasi pun kita ada, bahkan ada juga kegiatan Korporasi yang difasilitasi oleh Himpunan Kelompok Tani Indonesia ( HKTI) Kabupetan Cirebon. Yang sesuai dengan hasil kesepakatan bersama petani per-kwintal Rp. 10 ribu, jadi untuk luas sawah satu bauh ini sebanyak tiga kwintal, sama dengan sebesar Rp. 30 Ribu. Hal tersebut alhamndulillah berjalan dengan lancar dan tidak ada hambatan. Sesuai dengan hasil kesepakatan bersama para petani dengan swadaya petani untuk Korporasi, karena hasilnya juga Dari kita untuk kita juga. Jelasnya.

Lanjutnya Abidin menambahkan, Dari Hasil swadaya petani tersebut digunakan oleh Korporasi untuk perbaikan jalan usaha tani, perbaikan saluran gorong-gorong, dan pembersihan sampah ciwaringin, serta penyemprotan skunder, karena desa sendiri untuk saat ini masih belum ada anggaran. karena Korporasi ini dapat anggaran swadaya dari para petani penggarap sawah maka anggaran swadaya tersebut dikembalikan lagi untuk para petani itu sendiri.

Bahkan manager dan ketua Korporasi juga sudah melaporkan kepada seluruh ketua Gapoktan dan dihadiri oleh BPP Kecamatan Gegesik , hasilnya tidak ada masalah , jadi kami harapkan kepada petani maupun rekan media sebagai sosial kontrol agar kiranya dapat membantu publikasi kegiatan Korporasi ini supaya terus berkembang untuk pertanian khususnya di wilayah Korporasi, harapnya Abidin Kepala Desa Sibubut.

Menurutnya, Korporasi ini merupakan salah satu contoh Pertanian maju dan mendiri yang ada di Kabupetan Cirebon, hanya ada satu Korporasi yang legalitasnya sudah jelas berbadan hukum. Kalaupun dalam peningkatan Korporasi di desa sibubut ini ada kekurangan kiranya turut memberikan sumbangsi masukan atau pendapat, agar Korporasi di desa sibubut ini lebih berkembang dan bangkit lagi dalam memfasilitasi para petani khususnya di wilayah Korporasi,” Ucap Abidin.

Selain itu, juga pihaknya menyampaikan pesan kepada petani di wilayah Korporasi khususnya ” Kami mohon dukungannya dan jangan ada dusta diantara kita, karena Korporasi ini terbentuk untuk membantu masyarakat petani, maka Dari itu mari kita bergandeng tangan, berdiri sama tinggi, duduk sama rendah, berat sama dipikul, dan ringan sama dijinjing, Tutupnya Abidin

Sementara itu, Absori ketua Korporasi menyampaikan, hal sama terkait dengan Korporasi , Karena Korporasi ini Dari petani untuk petani yang intinya untuk meningkatkan produktufitas hasil pertanian di wilayah ke-3 Desa tersebut, ” Ucapnya

Lanjutnya, Absori menegaskan,” Selain pengolahan lahan demplot padi ramah lingkungan, korporasi ini juga bertujuan menanggulangi para buruh tani yang saat ini semakin langka, maka dari itu kita sudah sepakat bersama untuk bentuk korporasi ini dari para pemuda yang mau terjun ke lapangan khususnya pengolahan tanam pertanian, sehingga dapat mengurangi beban biaya pertanian dengan hasil yang maksimal. Sesuai dengan kesepakatan bersama bahwa korporasi ini didirikan dari petani untuk petani, Tandasnya.

Laporan: Jaeni ( Bangjek)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *