Berita

Sebanyak 4 Siswa dan 1 Guru Terpapar Covid-19,SMPN 2 Kapetakan Lokdown Semprot disinfektan

40
×

Sebanyak 4 Siswa dan 1 Guru Terpapar Covid-19,SMPN 2 Kapetakan Lokdown Semprot disinfektan

Sebarkan artikel ini

Journal News. Id. Cirebon- Sebanyak 4 Siswa dan 1 Guru SMPN 2 Kapetakan positif Terpapar Covid-19, di Desa pegagan lor Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon usai hasil sweb pcr secara acak kepada para Siswa dan guru selasa (01/03) kemarin, mereka dijemput pulang untuk dibawa rumah isolasi mandiri ( isoman) .

Untuk mengantisipasi penyebaran semakin meluas, diputuskan pihak sekolah Pembelajaran Tatap muka Siswa diliburkan dan melakukan upaya pencegahan dengan penyemprotan cairan disinfektan secara mandiri, Jum’at ( 04/03/2022).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Nampak petugas sekolah beserta Satpam SMPN 2 Kapetakan melakukan penyemprotan sejak pukul 08.00 Wib. – 11.30 Wib. (04/03). Seluruh lantai, meja kursi, pagar, pintu, jendela pada setiap ruangan tak luput dari semprotan cairan disinfektan.

Kepala SMPN 2 Kapetakan Didi Aryadi, Melalui Wakasek Kesiswaan, Mohamad Pudin mengatakan” Hari ini Kita laksanakan Strelisasi penyemprotan cairan disinfektan, karena dari hasil test swab pcr acak kepada para siswa dan guru, terdapat 4 Siswa dan 1 Guru yang positif terpapar covid-19, sehingga pihak sekolah SMPN 2 Kapetakan langsung mengambil langkah kebijakan lockdown sementara, selama 4 hari sejak hari rabu kemarin hingga hari sabtu, besok” Ujarnya .

” Ini upaya kami untuk mencegah penyebaran virus varian baru Omicron atau Covid-19, agar tidak meluas penyebaranya ” Kata Pudin.

Pudin menjelaskan, untuk proses kegiatan PTM diliburkan sementara dari hari rabu (02/03) kemarin dan selanjutnya kita akan melihat perkembangan dari Siswa dan guru yang terpapar covid-19.

“Khususnya untuk ruangan kelas Siswa yang terdapat Siswa positif, Otomatis 10 hari kedepan kita akan mengadakan kegiatan Pelajaran Jarak Jauh ( PJJ) atau Daring dan untuk ruang kelas lainya yang tidak terdapat Siswa positif PTM kita batasi sebanyak 50%, selanjutnya kita nunggu batas waktu ditentukan,” Pungkasnya.

Pudin menambahkan, terdapat 4 ruangan kelas yang ditempati Siswa terpapar yaitu sebanyak 1.ruangan kelas 7 dan

  1. Ruangan Kelas 8. Dan terdapat juga 2 ruangan Kelas 9,” Kita seterilkan dengan penyemprotan cairan disinfektan. Tutup
    Pudin.

Laporan: Wadira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *