PROF SUTAN NASOMAL : PRESIDEN RI HARUS MEMPERHATIKAN KASUS DBD. NYAMUK WOLBACHIA AEDES AEGYPTI TIDAK BERMANFAAT DAN MASYARAKAT TERSERANG DBD.

Senin, 4 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Memasuki tahun 2025 dari bulan Mei Juni Juli Agustus Masyarakat yang sakit akibat DBD semakin banyak. Kesulitan dalam mencari ruang kamar di Rumah Sakit untuk diberikan pertolongan oleh dokter bagi pasien DBD juga mulai terasa menyulitkan Masyarakat.

Kondisi cemas dan menakutkan bila DBD terjangkiti pada anak anak balita yang tubuhnya tidak sekuat orang dewasa. Kasus DBD di banyak daerah dimana persediaan kebutuhan DARAH untuk transfusi ke tubuh pasien DBD pun menjadi persoalan pelik. Stok DARAH tidak ada di Rumah Sakit. Maka Masyarakat harus mencari ke BANK DARAH PMI yang jaraknya jauh dan belum tentu ada stoknya. Hal ini di sampaikan ke media oleh Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH sebagai pemerhati kesehatan Masyarakat memperhatikan permasalahan DBD kini menjadi ancaman serius karena anak anak dan orang dewasa bisa terancam nyawanya. Dari tidak ada tempat tidur di UGD dan tidak ada stok Darah karena setiap harinya bertambah banyak temuan kasus DBD.

Harus ada perhatian khusus masalah DBD disetiap RS agar tercukupi tempat tidur, persediaan stok obat, persediaan stok Darah.

Adakah manfaatnya NYAMUK WOLBACHIA AEDES AEGYPTI
Atau nyamuk ini malah menjadi menambah kasus bertambah banyaknya kasus DBD.

Prof DR KH Sutan Nasomal meminta kepada semua Rumah Sakit agar tidak menolak pasien karena kekurangan tempat atau tidak ada kasur dll.

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH mengucapkan terimakasih kepada semua rumah sakit dan para dokter yang sudah bekerja keras menolong pasien korban DBD agar tertolong.

Mentri Kesehatan harusnya sudah dari bulan Maret 2025 yang lalu menurunkan satgas siaga DBD kesemua daerah untuk membantu Masyarakat.

ZONA MERAH DBD sesuai laporan Masyarakat harus disikapi serius oleh Mentri Kesehatan dan mengambil langkah langkah serius dengan mengirimkan surat ke semua kecamatan dan kelurahan agar tanggap zona merah DBD.
Mentri Kesehatan seharusnya menyiapkan menambahkan tempat tidur untuk semua rumah pelayanan kesehatan serta cairan infus atau obat dan kebutuhan STOK DARAH.

Mentri Kesehatan harus lihat situasinya langsung di RSUD dan pelayanan kesehatan di semua kelurahan atau Desa.

Presiden RI Jendral Haji Prabowo Subiyanto dihimbau perhatikan para mentri dan jajarannya agar memperhatikan situasi DBD.

Narasumber : PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH

Berita Terkait

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Berita Terbaru