Pompanisasi Menjadi Salah Satu Upaya Penanganan Dampak Gorila El Nino

Senin, 20 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, 35 Hektar Lahan di Kecamatan Mande terancam kekeringan dampak dari peningkatan suhu atau saat ini dikenal dengan istilah Gorila El Nino. Hal tersebut disampaikan Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Mande, Rahmat Hidayat seusai dirinya mengikuti kegiatan Upacara Hari Kebangkitan Nasional.

Pada kesempatan itu Rahmat mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan penanganan dampak dari peningkatan suhu tersebut salah satunya yaitu dengan cara pompanisasi.

” Desa Cikidangbayabang dan desa desa lainnya sedang kita pantau baru ada 35 hektar yang posisinya terancam kekeringan. Salah satu penanganan yang sekarang sedang buming yaitu pompanisasi. Kemudian ada juga sumur bor sumur dengan kedalaman 60 meter kebawah berarti sumur dalam,” kata Rahmat di halaman Kantor Kecamatan Mande, Senin, (20/5/24).

Rahmat menjelaskan jika Pompanisasi tersebut nantinya akan memanfaatkan sungai yang masih mengalirkan air.

” Nah! disamping itu kita juga memanfaatkan aliran sungai yang masih bisa mengalirkan air yaitu dengan penyedotan melalui pompanisasi tersebut,” kata dia.

Ia juga menyebutkan bahwa ada tiga titik yang nantinya akan mendapatkan program pengairan tersebut.

” ada tiga titik yang akan kita jadikan pembuatan sumur bor dan irigasi perpompaan dan yang lainnya itu pompanisasi artinya diberikan pompa untuk mencari air yang bisa disalurkan ke sawah ,” ujar dia.

Rahmat juga menyampaikan bahwa untuk mendapatkan soslusi penanganan dampak gorila elnino pihaknya akan menghadap ke Kecamatan.

” jadi kita semua berkolaborasi tidak bisa penanganan kekeringan ini kita lakukan hanya di pertanian. Namun semua unsur terkait juga harus terlibat,” terangnya.

Berita Terkait

SMK Dzakiyyun Kembali Cetak Prestasi: Lepas Alumni Bekerja ke Jepang
‎AMP Pamekasan Turun Tangan Dampingan Aduan Masyarakat Atas Dugaan Penyebotan Badan Jalan Menuju Goa Payudan
‎Diancam Dibunuh & Barang Dijarah, Ibu Dua Anak di Pamekasan Desak Polres Segera Tangkap Pelaku
‎Aksi di 3 Titik Surabaya, LSM RATU: Anggaran BOSP Rp2,37 Triliun Rawan Penyimpangan — Minta Pengusutan Tuntas
Tim Puslitbang Polri Teliti Kesesuaian Biaya Penyidikan di Polres Cirebon Kota
Korps Rapot Pengabdian, Ipda Carsa Naik Pangkat Jadi Perwira
‎Bukan Sekadar Seremoni, HUT TNI ke-81 di Puger Jadi Momentum Perkuat Sinergi Seluruh Unsur
Musrenbangdes Tritih Wetan Banjir Masukan dari Warga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:21

SMK Dzakiyyun Kembali Cetak Prestasi: Lepas Alumni Bekerja ke Jepang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26

‎AMP Pamekasan Turun Tangan Dampingan Aduan Masyarakat Atas Dugaan Penyebotan Badan Jalan Menuju Goa Payudan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:18

‎Diancam Dibunuh & Barang Dijarah, Ibu Dua Anak di Pamekasan Desak Polres Segera Tangkap Pelaku

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:10

‎Aksi di 3 Titik Surabaya, LSM RATU: Anggaran BOSP Rp2,37 Triliun Rawan Penyimpangan — Minta Pengusutan Tuntas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:18

Tim Puslitbang Polri Teliti Kesesuaian Biaya Penyidikan di Polres Cirebon Kota

Berita Terbaru