Pogram Ketahanan Pangan Dan Hewani, Desa Sukaraharja, Diduga Beraroma Korupsi

Rabu, 10 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNAL NEWS, CIANJUR – Program ketahanan pangan dan hewani menjadi salah satu amanat penting dalam peraturan presiden nomor 104 tahun 2021 untuk dijadikan sasaran prioritas.

Peraturan ini secara tegas memberikan porsi anggaran sebesar 20% dari total Dana desa, itu artinya jika di hitung secara matematis porsi peningkatan ketahanan pangan dan hewani di desa sesuai dengan amanat perpres sebesar seperlima dari jumlah dana desa.

Dalam peraturan presiden 104 tahun 2021 tentang anggaran pendapatan belanja negara. Terkait penyaluran Dana Desa di gunakan sebagai berikut
1 . Program perlindungan sosial berupa BLT 40 %
2 .Program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20%
3 .Dukungan pendanaan covid 19 paling sedikit 8%
4 .program sektor lainnya 32 ℅.

Namun demikian, tidak seperti apa yang ada di desa Sukaraharja Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur Jawa Barat, yang di duga tidak mengindahkan peraturan presiden nomor 104 dimaksud.

Pasalnya banyak kejanggalan dari mulai nama kelompok tani yang tak tertera, nama kelompok tani masing – masing, dan perbedaan keterangan beberapa tokoh masyarakat. Berdasarkan fakta di lapangan hasil uji petik investigasi awak media di lapangan, program ketahanan pangan Desa Sukaraharja anggaran tahun 2023, hanya baru dibangunkan kandang sapi sekitar 40%. Ucap Yana, Ketua Karang Taruna Desa Sukaraharja.

Yana menambahkan, alokasi penggunaan 20% peruntukan ketahanan pangan” yang saya tau Rp 150 juta akan di belikan beberapa ekor sapi, Rp. 80 juta pembangunan Kandang Sapi, dan kebutuhan lainnya. Selebihnya saya tidak tau yang lebih tau sekdes dan kaur perencanaan termasuk pak kades ” tegas nya pada media, Selasa (08/01/2024).

Harap Yana, dimohon kepada pemerintahan Kabupaten Cianjur segera turun tangan, baik inspekorat daerah (Irda) dan aparat penegak hukum (APH) agar segera di periksa dugaan adanya penyimpangan dan penyelewengan keuangan negara, yang terjadi di Desa Sukaraharja dalam program ketahanan pangan dan hewani.

Ditempat terpisah, Ketua BPD Desa Sukaraharja, Ujang Rohman mengatakan, terkait program ketahanan pangan Desa Sukaraharja, dirinya tidak dilibatkan sama sekali kaitan realisasi pengunaan anggaran program ketahanan pangan itu. Memang saya akui saat musyawarah desa (Musdes) tempo hari saya hadir beserta masyarakat lainnya.

Namun, yang sangat disayangkan implementasi dilapangan, program ketahanan pangan itu sampai saat ini belum terlihat beberapa ekor sapi itu, hanya baru terlihat pembangunan kandang sapi saja, yang berlokasi di Kampung Kubengan RT 02/04 . itu pun saya taksir pembangunannya baru sekitar 40% dari total anggaran yang di siapkan. Terang Ujang Rohman, (08/01/2024).

Sementara itu, saat awak media melakukan konfirmasi pada Kepala Desa Sukaraharja, melalu nomor whatsappnya, sang Kades tidak mau memberikan keterangan terkait program ketahanan pangan dan hewani Desa Sukaraharja.

(Full)

Berita Terkait

‎KETUA DPC MADAS SEDARAH PAMEKASAN HADIRI PERNIKAHAN PUTRI PENASEHAT DPAC SOKOBANAH SAMPANG
Terkait Distribusi MBG Pakai Pikap Terbuka, SPPG Bobojong 1 Cianjur Klarifikasi
Bupati Imron Buka Festival Literasi 2026,Perpustakaan Perlu Dikembangkan Jadi Ruang Publik
Perwosi Kabupaten Cirebon Wakili Jabar di Tingkat Nasional
‎AUDIENSI DI KANTOR DKPP PAMEKASAN BATAL TANPA PEMBERITAHUAN, PIHAK MADAS SEDARAH SANGAT KECEWA
Diduga Langgar SOP Distribusi MBG Pakai Pikap Terbuka, Kepala SPPG Bobojong 1 Cianjur Justru Persoalkan Kedatangan Media
Kurang dari 24 Jam, Sat Reskrim Polres Cirebon Kota Berhasil Tangkap Pelaku Pembunuhan
‎MD Narapida Lapas Kls II A Pamekasan Kembali Jalani Sidang, Atas Dugaan Penggelapan Motor Milik Penjual Nasi Lalapan Asal Desa Tlanakan Kabupaten Pamekasan ‎

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:23

‎KETUA DPC MADAS SEDARAH PAMEKASAN HADIRI PERNIKAHAN PUTRI PENASEHAT DPAC SOKOBANAH SAMPANG

Rabu, 23 September 2026 - 19:05

Terkait Distribusi MBG Pakai Pikap Terbuka, SPPG Bobojong 1 Cianjur Klarifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 16:40

Bupati Imron Buka Festival Literasi 2026,Perpustakaan Perlu Dikembangkan Jadi Ruang Publik

Rabu, 23 September 2026 - 16:34

Perwosi Kabupaten Cirebon Wakili Jabar di Tingkat Nasional

Rabu, 23 September 2026 - 09:50

Diduga Langgar SOP Distribusi MBG Pakai Pikap Terbuka, Kepala SPPG Bobojong 1 Cianjur Justru Persoalkan Kedatangan Media

Berita Terbaru