Penertiban Lahan Dilakukan, Pemprov Jabar Siapkan Perluasan Kolam Labuh Pelabuhan Jayanti

Minggu, 14 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui UPTD Cilauteureun mulai menertibkan bangunan di lahan milik Pemprov Jabar. Penertiban dilakukan sebagai tahap awal pembangunan perluasan kolam labuh di Pelabuhan Jayanti, Cidaun, Kabupaten Cianjur. Pada Rabu – Kamis, 10 -11 Juni 2026.

Langkah ini diambil karena daya tampung kolam saat ini tidak sebanding dengan jumlah kapal nelayan. Data menunjukkan 1.250 unit perahu beroperasi di Pelabuhan Jayanti dengan 3.150 nelayan. Sementara kolam labuh yang ada hanya mampu menampung 250 unit perahu.

Camat Cidaun Gagan Rusganda menyebut, setelah perluasan selesai, kolam labuh diproyeksikan bisa menampung hingga 1.500 perahu.

“Kolam labuh sudah lama ditunggu nelayan dan kini mulai direalisasikan. Selain menambah daya tampung, saat cuaca ekstrem perahu akan lebih aman karena berada di kolam, tidak seperti sekarang yang lego jangkar di laut lepas dan rawan karam,” kata Gagan, kepada wartawan, Minggu, (14/6/26).

Penertiban dilakukan bersama UPTD Cilauteureun, Forkopincam Cidaun, Satpol PP Jabar, Satpolairud, Babinpolmar, dan Pemerintah Desa Cidamar. Sejumlah rumah warga terdampak dan harus dibongkar. Namun Gagan menegaskan proses itu sudah melalui tahapan dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami berharap masyarakat mendukung dan memahami bahwa pembangunan ini untuk kepentingan bersama. Manfaatnya bukan hanya untuk nelayan, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan pembangunan berjalan lancar sesuai rencana. Kehadiran kolam labuh diyakini jadi penggerak ekonomi baru di pesisir selatan Kabupaten Cianjur.

Penulis : Andri.S

Editor : SLS

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru