Pemkab Keerom Bayar Ganti Rugi Lahan Asrama Mahasiswa di Manokwari dan Lapas Perempuan dan Anak Bate

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Bertempat di Gedung Pramuka, Arso Swakarsa, Pemerintah Kabupaten Keerom melakukan pembayaran ganti rugi lahan untuk pembangunan asrama mahasiswa dan pelajar di Manokwari, Papua Barat bersama dengan lahan Lapas perempuan dan anak kelas III Jayapura di Kampung Bibiosi Distrik Arso, Minggu (20/12/25).

Pembayaran kedua lahan tersebut dilakukan langsung Bupati Keerom Piter Gusbager, S.Hut MUP yang diwakili PJ. Sekda Stenly N. Moningka dan PLT Kadis Perumahan Pemukiman dan Pertanahan Henry Borotian kepada pemilik lahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui media Zoom dari Jakarta, Bupati Keerom Piter Gusbager pada kesempatannya mengatakan untuk pembayaran ganti rugi lahan Lapas Bate telah dibayarkan tuntas kepada pemilik hak ulayat.

“Terimakasih kepada masyarakat Bate yang telah bekerjasama dengan Pemerintah,” ucapnya.

Diharapkan adanya komunikasi dan kordinasi yang baik atas keberadaan Lapas aset Kanwil Kemenkumhan di wilayah Kabupaten Keerom. Bagaimana keberadaan Lapas ini bisa memberi dampak positive bagi masyarakat.

Untuk rencana pembangunan asrama Mahasiswa dan Pelajar di Manokwari aset Pemkab Keerom akan kita selesaikan pada tahun 2026 sesuai aturan dan ketentuan yang ada.

“Tahun ini di APBD T.A 2025 di bayarkan sebesar Rp 1 Milyar dan pada tahun depan kita akan bayar lunas, sehingga seluruh proses pembangunan clear and clean.

“Asrama ini diharapkan bisa menunjang anak-anak Keerom yang sedang menjalankan studi di Manokwari,” tuturnya.

Lebih lanjut Bupati Gusbager merencanakan pembangunan asrama bagi anak-anak Keerom di sejumlah tempat.

“Tahun depan kita akan bangun asrama khusus anak-anak Keerom untuk menyelesaikan program pendidikan 12 tahun. Direncanakan di Kampung Bibiosi yang berkapasitas lebih kurang 200 orang untuk SD dan SMP,” bebernya.

Dirinya menginisiasi program pendidikan sepanjang hari ini yang akan diterapkan dalam beberapa masa kedepan.

“Jadi anak-anak nantinya akan didik dari jam 5 pagi sampai jam 5 sore dan di awasi secara ketat aktifitas belajar mereka dalam rangka mencetak SDM unggul masa depan Kabupaten Keerom,” pungkasnya. (@mr)

Berita Terkait

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
Komunitas Bagong Mogok Bersama Polsek Mande dan Pemdes Mulyasari Salurkan Bantuan untuk Pasangan Lansia Korban Kebakaran
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Bentuk Datgas Pertanahan Terlibat KasusbTanah Tidak Penjarakan Segera!!!
Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan Ketua FPI Kota Cirebon Perkuat Komunikasi Jaga Kamtibmas
Kapolres Cirebon Kota dan Dandim 0614 Perkuat Sinergitas TNI-Polri Melalui Silaturahmi
Kapolres Cirebon Kota Perkuat Soliditas dan Sinergitas Bersama Dandenpom III/3 Siliwangi Cirebon
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:33 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:21 WIB

KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:59 WIB

Komunitas Bagong Mogok Bersama Polsek Mande dan Pemdes Mulyasari Salurkan Bantuan untuk Pasangan Lansia Korban Kebakaran

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:22 WIB

Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Bentuk Datgas Pertanahan Terlibat KasusbTanah Tidak Penjarakan Segera!!!

Berita Terbaru

Sorot

Program Copot Cukai, Rokok Tanpa Pita Dijual Di Cianjur

Kamis, 16 Jul 2026 - 12:42 WIB