Pemerintah Kabupaten Lahat Mengapresiasi Upaya Tokopedia dan ShopTokopedia,SCOPI Dalam Mendukung Para Petani Kopi

Jumat, 26 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JOURNALNEWS.ID //
LAHAT || Merujuk Pada Data Laporan Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia memiliki perkebunan kopi seluas 1,26 juta hektare (ha) pada 2023,
Dan luasnya menyusut sekitar 0,80% atau 10,1 ribu ha sejak 2021 yang sempat mencapai 1,25 juta ha.

Dan sebagaimana diketahui, Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan perkebunan kopi terluas se-Indonesia, yaitu mencapai 267,2 ribu ha pada 2023. Proporsinya setara 21% dari total luas perkebunan kopi nasional.
Semantara itu, Kabupaten Lahat juga merupakan satu dari empat daerah penghasil Kopi terbesar di Sumatera Selatan, dengan luas lahan 54.032 hektar atau 20,21 persen dari total luas lahan di Sumatra Selatan.

Atas dasar itu,Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Perkebunan menggelar kegiatan media workshop program pelatihan bagi petani lokal Dengan menghadirkan program ‘Pelatihan Pascapanen dan Peningkatan Mutu Biji Kopi’ bagi petani lokal Kopi di Kabupaten Lahat.

Kegiatan yang dinisiasi oleh tokopedia dan Shop Tokopedia berkolaborasi dengan Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI), dilaksanakan di Desa Lubuk Selo Kecamatan Gumay Ulu dengan melibatkan setidaknya 1000 Petani kopi Lokal dari Kabupaten Lahat.
Kamis,-25 Juli 2024

Tujuan diadakanya kegiatan Media Workshop Program Pelatihan Bagi Petani Lokal Di Kabupaten Lahat adalah, untuk memberikan pengetahuan lebih terhadap pengembangan, bermacam tantangan, mulai dari produktivitas lahan kopi yang masih berkembang, keterbatasan akses para petani kopi terhadap pengetahuan dan praktik budidaya kebun yang baik serta tantangan Iklim akan komoditas kopi di Kabupaten Lahat.

Menurut Head Of Comunications Tokopedia dan Shop Tokopedia Aditia Grasio Nelwan, bahwa Kabupaten Lahat sendiri merupakan satu dari empat daerah penghasil kopi terluas d Provinsi Sumatera Selatan dengan luas sekitar 54.000 hektar atau 20% dari Total luas lahan yang ada s
Sumsel.

“Jadi dengan potensi sebesar ini, tentunya kami melihat ada perkembangan yang bisa didorong lagi, tapi memang dalam perkembangannya juga ada beberapa tantangan tentunya bagi para petani kopi untuk bisa menghasilkan kopi lebih baik lagi,” Ujarnya.

Dirinya juga menambahkan, melihat keterbatasan petani lokal akan akses pengetahuan dan praktik budidaya kopi, belum lagi tantangan iklim di Kabupaten Lahat sehingga hari ini Tokopedia dan Shop Tokopedia berkolaborasi dengan Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI). Yakni bekerjasama dengan Dinas Perkebunan Lahat menggelar kegiatan media workshop program pelatihan bagi petani lokal dengan menghadirkan program Pelatihan Pascapanen dan Peningkatan Mutu Biji Kopi’ bagi petani lokal Kopi di Kabupaten Lahat.

“Harapannya ke depan agar UMKM dengan usaha lokal dapat meningkat di pasaran online,
Tak hanya dari segi usaha lokalnya, Tokopedia dan Shop Tokopedia akan menaikkan nama daerahnya sebagai ciri Khasnya agar lebih dikenal masyarakat Indonesia.

“Selain itu mengingat dan melihat potensi dari kopi dari Lahat meruapkan salah satu terbesar di Sumatera Selatan,”Tukasnya.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, Vivi Anggraini, SSTP MSi mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lahat sangat mengapresiasi upaya online shop dari Tokopedia dan ShopTokopedia serta SCOPI dalam mendukung para petani kopi di Kabupaten Lahat melalui program ‘Pelatihan Pascapanen dan Peningkatan Mutu Biji Kopi’.

“Output positif dari kegiatan ini bisa memberikan informasi dan wawasan kepada para petani kopi di Kabupaten Lahat, mulai dari tentang teknologi budidaya tanaman kopi yang tepat dan unggul, strategi pasca panen, pemasaran kopi serta peningkatan mutu kopi di Kabupaten Lahat,” Selain itu kegiatan ini diharapkan bisa Memotivasi dan mendorong semangat petani untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing kopi melalui Hilirisasi pengolahan kopi.”
Lp: Fr.45

Berita Terkait

Jalin Silaturahmi Warga Villa Bougenville II, Mengikuti Berbagai Acara Perlombaan Dalam Dirgahayu Republik Indonesia, Oleh PT Satyamitra Putrapratama.
Pemerintah Kabupaten Tegal Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke 81
SPPG di Mande Buka Suara Isu Sumur Warga Berbau dan Berwarna Hitam
Profesor Sutan Nasomal Dukung BPJPH: Label Halal Wajib Dicantumkan, Pelaku Usaha Jangan Abaikan Aturan
‎Pertemuan Rutin DPAC Madas Sedarah Kecamatan Pasean dihadiri Langsung Ketua DPC Madas Sedarah Kabupaten Pamekasan
Polsek Kapetakan Berhasil Ungkap Curanmor, Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti
Sumur Warga di Salah Satu Kampung Kecamatan Mande Berbau dan Berwarna Hitam, Diduga Akibat Limbah Cair SPPG
Diskominfo Kabupaten Cirebon Bekali Forum Anak dengan Literasi Digital Berkarakter

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:35

Jalin Silaturahmi Warga Villa Bougenville II, Mengikuti Berbagai Acara Perlombaan Dalam Dirgahayu Republik Indonesia, Oleh PT Satyamitra Putrapratama.

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:37

Pemerintah Kabupaten Tegal Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia Ke 81

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:31

SPPG di Mande Buka Suara Isu Sumur Warga Berbau dan Berwarna Hitam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:54

Profesor Sutan Nasomal Dukung BPJPH: Label Halal Wajib Dicantumkan, Pelaku Usaha Jangan Abaikan Aturan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:17

‎Pertemuan Rutin DPAC Madas Sedarah Kecamatan Pasean dihadiri Langsung Ketua DPC Madas Sedarah Kabupaten Pamekasan

Berita Terbaru