Pembagian Bansos di Desa Pelakaran, Kec. Moga, Kab. Pemalang Berjalan Sesuai Prosedur

Kamis, 31 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16777216

Oplus_16777216

 

Pemalang – Proses penyaluran bantuan sosial (bansos) beras 20 kg di Desa Pelakaran, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, dipastikan telah berjalan sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku pada Kamis 31/7/25. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Pelakaran, Nurlaela, saat dikonfirmasi oleh awak media.

Menurut Nurlaela, pembagian bansos dilakukan secara transparan dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, ia juga menegaskan bahwa penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2025 telah diatur dan dilaksanakan sesuai dengan prioritas pembangunan desa.

“Penggunaan Dana Desa tahun ini kami alokasikan untuk beberapa sektor penting, antara lain untuk kesehatan masyarakat, Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), serta pembangunan infrastruktur desa,” ujar Nurlaela.

Menanggapi hal tersebut, pemerhati desa sekaligus aktivis sosial, Munir, memberikan apresiasi terhadap transparansi dan akuntabilitas pemerintah desa dalam mengelola anggaran.

“Kami menilai Desa Pelakaran telah menunjukkan contoh baik dalam pengelolaan Dana Desa. Transparansi dan keterbukaan dalam pembagian bansos serta penggunaan anggaran patut diapresiasi dan dijadikan teladan bagi desa lain,” ujar Munir.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pelakaran, Sukirno, juga memberikan pernyataan serupa. Ia menyatakan bahwa BPD secara aktif turut mengawasi dan mendampingi setiap proses perencanaan serta pelaksanaan program desa, termasuk dalam penyaluran bansos dan penggunaan Dana Desa.

“Kami di BPD selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan semua berjalan sesuai aturan. Kami juga membuka ruang aspirasi masyarakat agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kebutuhan warga,” jelas Sukirno.

Kegiatan ini mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat, yang berharap program-program serupa dapat terus dilanjutkan dengan pengawasan dan pelaksanaan yang baik.

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas
PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:39

Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Tata Kelola Data Desa di Kecamatan Kedawung

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:22

Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52

Polisi Kawal Mediasi Warga dan PT Arunika, Sejumlah Tuntutan Masih Dibahas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Jumat, 17 Juli 2026 - 22:49

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.

Berita Terbaru