Peduli Kesehatan Masyarakat, Bupati Teken MoU Untuk Layanan Kesehatan Rujukan Di Tiga Rumah Sakit Ternama Kota Jayapura

- Penulis

Rabu, 20 Desember 2023 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal News.id // Bupati Kabupaten Keerom Piter Gusbager, S.Hut, MUP terus menunjukan komitmennya kepada masyarakat dengan berbagai program yang pro rakyat.

Terkini, anak asli Kabupaten Keerom itu melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) dengan tiga rumah sakit ternama dengan pelayanan terbaik di Kota Jayapura diantaranya, RSUD Dok II, R.S Dian Harapan dan R.S Provita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertempat di Trinity Room, Ruang Rapat Bupati Keerom Jl. Transpapua, Arso Kota, Selasa (19/12/23) perjanjian kerjasama pelayanan kesehatan rujukan ini ditandatangani langsung oleh Bupati Piter Gusbager, S.Hut, MUP bersama ketiga pimpinan Rumah Sakit.

Turut hadir mendampingi Sekdakab Keerom Trisiswanda Indra, N. SP.t, Asisiten II Edi Y. Buntan, Kadis Kesehatan dr. Faustina Helena Burdam, M.PH, Pimpinan BPJS Kesehatan Jayapura, sejumlah Pimpinan OPD dan lainnya.

Pada kesempatannya, Bupati Keerom Piter Gusbager menyampaikan keprihatinannya atas masih banyaknya masyarakat yang belum bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

Menurutnya, pelayanan kesehatan merupakan urusan wajib dasar setiap warga negara berdasarkan amanat undang-undang dan peraturan pemerintah.

“Setiap warga negara perlu mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan primer dan sekunder, atau juga penanganan terhadap orang sakit, tetapi pada kenyataannya tidak semua orang bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas karena sejumlah faktor tertentu” kata orang no.1 Kabupaten Keerom tersebut.

Untuk itu, penandatanganan MoU ini merupakan suatu kebijakan atau intervensi pemerintah daerah agar setiap warga Kabupaten Keerom bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

“Ini menjadi beban dan tanggung jawab pemerintah tetapi tentunya pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dengan berkolaborasi dengan banyak pihak (partnership) untuk menjawab persoalan-persoalan tersebut,” ungkapnya.

Sambungnya, Mou dengan tiga rumah sakit ternama Kota Jayapura ini diperuntukan bagi masyarakat Orang Asli Papua (OAP) dan warga bukan OAP yang tergolong miskin dan tidak mampu.

“Pemerintah Kabupaten Keerom telah menganggarkan total keseluruhan sebesar Rp.5 Milyar, untuk itu saya harap tidak ada lagi orang Keerom yang ditolak untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan oleh rumah sakit baik OAP dan non OAP, segala sesuatu yang menyangkut permasalahan administrasi dan data kependudukan tolong dibantu,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan ketiga rumah sakit menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Keerom dan menyatakan siap menerima dan memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada seluruh pasien rujukan kesehatan asal Kabupaten Keerom.

(@mrizul)

Berita Terkait

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar
“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”
1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*
Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha
Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP
Menuju Cianjur 2029 Anak Desa Perintis Bukan Pewaris
Bidan di Sukaresmi Diduga Buka Praktik Mandiri Tanpa SIPB, Puskesmas: Urgensi Boleh Ditangani, Persalinan Tidak
SMK DZakiyyun Lepas 108 Siswa Angkatan ke-9, 10 Lolos Magang ke Jepang
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:53 WIB

Sulit Ditemui, Pejabat Satpol PP Cianjur Jadi Sorotan, Kusnandar Ali: Jangan Jadikan Rapat Alasan Menghindar

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:17 WIB

“Cianjur 2029: Bukan Tentang Siapa Pewarisnya, Tetapi Siapa yang Siap Menjadi Perintis Perubahan – Kusnandar Ali”

Senin, 1 Juni 2026 - 11:22 WIB

1 Juni: Saatnya Pancasila Hidup, Bukan Sekadar Diperingati*

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:17 WIB

Sasar Duafa, PCNU Cianjur Sembelih 1 Sapi dan 7 Domba di Hari Kedua Iduladha

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pelajar di Cikalongkulon Ditemukan Meninggal, Polisi Lakukan Olah TKP

Berita Terbaru