Oknum Dinkes Lahat Bancakan Uang Bantuan Operasional Kesehatan nggak Tanggung Tanggung disunat hingga 30 Persen

Minggu, 24 Desember 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

*Journalnews.id*
SUMSEL-LAHAT//JMG
Dana Bantuan Operasional Kesehatan [BOK] yang diperoleh dari DAK APBN Kemenkes RI yang di tujukan untuk memperlancar dan meningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, tidak terkecuali masyarakat kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan.”

Seperti halnya pada Puskesmas Kabupaten, Lahat,Provinsi Sumatera Selatan dan beberapa Pukesmas di daerah kabupaten, menerima dana Bantuan Oprasional Kesehatan/ BOK dari Kemenkes RI melalui DAK APBN. Tahun 2022.

Dana BOK diperoleh setelah mengajukan program-program prioritas dalam hal pelayanan masyarakat yang rincian anggarannya tertuang dalam RAB [Rencana Anggaran Biaya] yang diajukan. Program atau kegiatan dalam RAB tersebut harus mendapat pengesahan dari Kepala Dinas Kesehatan

Setelah mendapat pengesahan, selanjutnya pihak Puskesmas menyerahkan RAB tersebut kepada pihak Kementrian Kesehatan untuk kemudian di proses pencairan dananya sesuai dengan kebutuhan, yang tertuang dalam RAB.

Setelah RAB disetujui oleh Kementerian Kesehatan [Kemenkes] RI dan direalisasikan sesuai dengan yang tertuang dalam RAB, kemudian anggaran tersebut akan di transfer pihak Kemenkes ke rekening

Menurut informasi yang diperoleh Wartawan media Journalnews, Pada
Jumat- 22/12/23, di dalam pelaksanaannya, Program atau kegiatan yang tertuang dalam RAB itu, tidak semua di laksanakan /Terealisasikan, bahkan terkesan sebahagian program atau kegiatan di rekayasa dan diduga di fiktifkan pelaksanaannya.

Juga, diduga kuat bahwa Oknum Dinas Kesehatan kabupaten Lahat melakukan pemotongan dalam anggaran Dana Bantuan Operasional Kesehatan [ π˜½π™Šπ™†] sebesar 30% dari setiap program atau kegiatan yang ada di Puskesmas Hal itu.” Yang disampaikan Narasumber yang dapat di percaya.

Menurut pengakuannya, pemotongan dari setiap program sekitar 30%. oleh Oknum dari anggaran Dana π˜½π™Šπ™†, untuk tiap program atau kegiatan sesuai dengan yang tertera dalam RAB setelah di potong PPN dan PPh.

“Selaing Potongan Dana Bantuan Oprasional Kesehatan untuk Pukesmas sebesar 30% dari anggaran tersebut. Juga untuk Alat Kesehatan π˜Όπ™‘π™ π™šπ™¨ tidak di lakukan uji Fungsi, Petugas tidak dilatih mengunakan Alat. ” Jelasnya

Kami para pemegang program atau kegiatan sebenarnya tidak menerima kenyataan itu dan merasa tertekan dengan adanya pemotongan itu. ” Tapi apalah boleh buatlah, sudah menjadi peraturan yang tersirat, bukan tertulis,” ungkap sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

“Juga banyak kejangalan dalam pengelolaan Anggaran di Dinas Kesehatan kabupaten Lahat,. Seperti Perjalanan Dinas dan rapat diduga fiktif ,” ujar sumber kepada wartawan.

Terkait Informasi tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Lahat M.Taufik Saat di konfirmasi Minggu-[ 24/23] melalui Via Washappnya melalui No.0823 7318 XXXX, terkirim conteng dia juga No.WA.0812 7226 xxxx Belum ada Jawaban” hingga berita kami tayangkan. (Tim)

Berita Terkait

KELUARGA AHLI WARIS AMAK MUNASIH MENGAKU BAHWA TANAH TEMPAT DI BANGUNNYA KOPRASI MERAH PUTIH DESA SEMOYANG TERSEBUT SURAT JUAL BELINYA TERINDIKASI PALSU
Pedagang Kelapa Di Pasar Muka Meregang Nyawa Ditusuk Rekan Sesama Pedagang, Setelah Adu Mulut
Polisi Selidiki Dugaan Bahan Peledak di Atap Rumah Warga Wonopringgo, Satu Orang Terluka
Didampingi Kepala Desa dan Mahasiswa sunan kalijaga, Bhabinkamtibmas Desa Pegagan kidul Letakan Batu Pertama TPA
Disnaker Kabupaten Cirebon Manfaatkan DBH CHT untuk Tingkatkan Kompetensi Kerja
Diskominfo Cianjur Luncurkan “WASPADA” Kepatuhan Data Sektoral Tembus 98,8% Berkat Notifikasi WhatsApp Otomatis
Pemkab Bogor Antisipasi Kekeringan, Perkuat Kesiapsiagaan Sebelum Darurat.
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:31

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:30

KELUARGA AHLI WARIS AMAK MUNASIH MENGAKU BAHWA TANAH TEMPAT DI BANGUNNYA KOPRASI MERAH PUTIH DESA SEMOYANG TERSEBUT SURAT JUAL BELINYA TERINDIKASI PALSU

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:30

Pedagang Kelapa Di Pasar Muka Meregang Nyawa Ditusuk Rekan Sesama Pedagang, Setelah Adu Mulut

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:49

Polisi Selidiki Dugaan Bahan Peledak di Atap Rumah Warga Wonopringgo, Satu Orang Terluka

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:36

Disnaker Kabupaten Cirebon Manfaatkan DBH CHT untuk Tingkatkan Kompetensi Kerja

Berita Terbaru

Daerah

Kamis, 23 Jul 2026 - 11:31