Sinergi Tiga Pilar di Kejaksan Dinilai, Kolaborasi untuk Pelayanan Masyarakat Jadi Sorotan

Kamis, 11 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Journal news//
Cirebon Kota – Penilaian Lomba Tiga Pilar menjadi momentum untuk melihat sejauh mana sinergitas antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kepala desa atau lurah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Kamis (11/06/2026) pada pukul 13.00 WIB di Kantor Kelurahan Kejaksan dan Pos Satkamling RW Kegiren, Kota Cirebon, melalui berbagai aspek penilaian yang menitikberatkan pada kerja sama lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan warga.

Kasat Binmas Polres Cirebon Kota IPTU Erni Suhaeni menjelaskan bahwa kegiatan penilaian tersebut merupakan bagian dari upaya untuk mengukur efektivitas pelaksanaan tugas Tiga Pilar di tingkat kelurahan dalam membangun komunikasi, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat. Menurutnya, keberadaan Tiga Pilar memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah kehidupan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penilai dari Polda Jawa Barat melakukan penilaian terhadap berbagai aspek yang telah dipersiapkan oleh peserta dari Kelurahan Kejaksan. Penilaian tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga melihat implementasi nyata dari program-program yang telah dilaksanakan oleh Tiga Pilar dalam mendukung kehidupan masyarakat yang harmonis.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejaksan AIPDA Pendy Tristiyanto, S.H., bersama Babinsa SERDA Kardi dan Lurah Kejaksan Teguh Mulyono menjadi peserta yang mewakili dalam kegiatan penilaian tersebut. Ketiganya memaparkan berbagai bentuk kerja sama yang selama ini dibangun dalam rangka mendukung penyelesaian permasalahan di wilayah binaannya melalui pendekatan yang mengedepankan musyawarah dan kebersamaan.

Aspek sarana dan prasarana menjadi salah satu fokus utama penilaian, meliputi keberadaan kantor Tiga Pilar, struktur organisasi, peta wilayah, tabulasi kegiatan, data kejadian kriminalitas maupun bencana, hingga kelengkapan intelijen dasar yang menjadi pendukung dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Seluruh unsur tersebut dinilai sebagai bagian penting dalam menunjang efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, aspek operasional juga mendapat perhatian khusus dari tim penilai. Kemampuan Tiga Pilar dalam melakukan problem solving terhadap berbagai persoalan masyarakat menjadi indikator penting yang menunjukkan kualitas koordinasi dan komunikasi antar unsur di tingkat kelurahan. Inovasi program yang lahir dari kebutuhan masyarakat setempat juga menjadi nilai tambah dalam proses penilaian.

Keberadaan Pos Satkamling RW Kegiren turut menjadi bagian dari objek penilaian karena dinilai memiliki kontribusi dalam memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Satkamling tidak hanya dipandang sebagai tempat ronda malam, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang dapat memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga.

Penilaian juga mencakup aspek pengawasan dan pengendalian yang meliputi adanya arahan dari tingkat kecamatan maupun kabupaten/kota, supervisi pejabat terkait, pelaksanaan apel Tiga Pilar, pemberian penghargaan, hingga evaluasi rutin terhadap berbagai program yang telah berjalan. Hal tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh kegiatan yang dilaksanakan tetap berada pada jalur yang telah ditetapkan.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu memperkuat kehadiran Tiga Pilar di tengah masyarakat. Sinergitas yang baik antara aparat dan pemerintah kelurahan menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang nyaman, meningkatkan kepercayaan publik, serta mempercepat penyelesaian persoalan yang muncul di tingkat akar rumput.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung berbagai program kolaboratif yang melibatkan Tiga Pilar di lingkungan masing-masing. “Keberhasilan Tiga Pilar tidak hanya ditentukan oleh aparat yang bertugas, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersamaan, saling peduli, dan membangun komunikasi yang baik. Penilaian ini menjadi motivasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat dan memberi manfaat yang nyata,” ungkapnya.

Laporan: Wadira

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat
Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang
Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan
Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis
Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot
Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

Wujud Kepedulian Sosial, Sat Lantas Polres Kuningan Gelar “Jumat Berkah” Berbagi Makanan Gratis untuk Masyarakat

Senin, 28 September 2026 - 09:33

Kakek 82 Tahun di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong Usai 2 Hari Hilang

Rabu, 9 September 2026 - 09:20

Penjualan Miras terbesar di Wilayah Kapetakan Cirebon Bebas,Kinerja APH dipertaruhkan

Minggu, 6 September 2026 - 19:54

Anggaran Satpol PP Lahat 2025 Miliaran Jadi Sorotan Aktivis

Rabu, 2 September 2026 - 15:48

Blokir Nomor Wartawan Saat Dikonfirmasi soal Anggaran,Kepala Perpustakaan Lahat Minta Bupati Lahat Copot

Berita Terbaru