Journal news. id. Kabupaten Cirebon//MBG merupakan program strategis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rangka untuk pemenuhan gizi danenekan angka stunting pada anak semenjak dalam kandungan, sehingga diharapkan anak-anak dan Ibu hamil, Ibu menyusui dan balita bisa terpenuhi gizinya.
Untuk menjalankan MBG tersebut, pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) telah membentuk Satuan pelayanan pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menunjang program MBG tersebut bisa berjalan.
SPPG ini, bertugas mengelolah dan mendistribusikan kepada anak-anak dan Ibu hamil, Ibu menyusui dan balita(B3) dan SPPG juga sebagai dapur pusat yang berada di bawah BGN tersebut.
Acara syukuran dan peresmian tersebut, dihadiri oleh wakil Bupati Cirebon H Jigus, anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari PKB, anggota DPRD dari NasDem, Kapolsek Klangenan, Danramil Klangenan, Kepala SPPG Klangenan, para kuwu Kecamatan Klangenan, toko masyarakat, toko agama dan tamu undangan lainya, acara berjalan lancar dan sukses.
Kepala SPPG Desa Klangenan Ahkmad Pratama Yudasa mengatakan acara ini sebagai syukuran terkait keberlangsungan program MBG dari Presiden. Adanya syukuran ini, kedepan kami berharap bisa berkomitmen untuk menjalankan program ini secara baik.
” Untuk penerima manfaat SPPG Klangenan melayani anak-anak Sekolah Dasar (SD) berjumlah 1.665 ditambah dengan B3 sehingga jumlahnya dua ribu lebih, “ujarnya
Kepala SPPG juga menjelaskan bahwa SPPG Klangenan sudah siap dan runingnya ditanggal 23 pebruari 2026, kita suda mulai distribusi ke KPM, namun pada tanggal 23 tersebut, ada rapelan yaitu satu minggu didistribusikanya dua hari yaitu hari rabu dan kamis.
” Untuk menu pada bulan romadhan, kami menggunakan makanan kering, ” tegasnya
Sementara Wakil Bupati H.Agus Kurniawan Budiman yang akrab disapa Jigus , mengatakan kami mewakili Bupati Cirebon dan Pemerintah Daerah mengapresiasi dan Terima kasih pada pihak yayasan dan pengelolaan SPPG, yang bisa membantu anak-anak Kabupaten Cirebon supaya kedepan status gizinya lebih baik dan tentunya bisa mengurangi stunting di Kabupaten Cirebon dan bisa bermanfaat terhadap masyarakat Cirebon.
” Untuk pengawasan MBG terhadap pemenuhan gizi tersebut, kita ada satgas dari pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan, “tegas Jigus.
Jigus juga menegaskan bahwa ada kewenangan dari Pemkab Cirebon melalui satgas yang ada pada Dinkes Kabupaten Cirebon melakukan evaluasi pada SPPG tersebut. Bukan saja makanan kita mengevaluasi tetapi air juga kita perlu mengadakan monitoring.
Kami berharap bisa mengelolah SPPG dengan baik dan bisa menyalurkan pada masyarakat agar supaya manfaat ini bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar dan masyarakat Kabupaten Cirebon.
Sana












