*CILACAP* // Juornal News – Kondisi pendidikan di Cilacap menuai sorotan tajam. Sejumlah kecamatan padat penduduk justru belum memiliki SMA/SMK Negeri sama sekali.
Anggota DPRD Jateng Dapil Banyumas-Cilacap, *Bintang Romadhon*, menyebut Kecamatan Kesugihan jadi potret paling ironis. “Di Kesugihan sudah berdiri Universitas Unugha, tapi SMA Negeri-nya tidak ada sama sekali. Ini menggelitik rasa keadilan,” tegas Bintang, Rabu 29/4/2026.
Selain Kesugihan, wilayah _blank spot_ SMA/SMK Negeri lainnya meliputi Cimanggu dan Gandrungmangu. Bintang juga menyoroti Kelurahan Kutawaru yang terpisah laut. “Anak-anak Kutawaru harus menyeberangi laut tiap hari untuk ke SMAN. Ini soal risiko keamanan dan biaya tinggi,” ujarnya.

Bintang yang juga menjadi salah satu anggota PANSUS memastikan aspirasi warga sudah dibawa ke provinsi. Hasilnya, desakan pembangunan *Unit Sekolah Baru (USB)* SMA/SMK Negeri di wilayah tersebut kini *resmi masuk rekomendasi Pansus LKPJ Gubernur Jateng Tahun 2025*.
“Rekomendasi Pansus sudah ada. Sekarang waktunya eksekusi. Pembangunan USB di Kesugihan, Cimanggu, Gandrungmangu, serta Kutawaru harus jadi prioritas tahun ini,” desak Bintang.
Ia berjanji akan mengawal alokasi anggaran agar keadilan akses pendidikan di Cilacap segera terwujud. “Jangan biarkan ‘Pendidikan untuk Semua’ hanya jadi slogan,” pungkasnya .
Reporter : SW
Editor. : SLS











