Kunker Ketua Pokja Adat MRP Menjaring Aspirasi Masyarakat

Rabu, 1 Mei 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Journal News.id // Dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat, Majelis Rakyat Papua (MRP) Ketua Pokja Adat Raymond May, SKM.,M.Sos melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Keerom, Rabu ( 1/5/24 ), di Kampung Wonorejo Pir IV, Distrik Mannem. Turut hadir Kepala Kampung Matheus Wey, TNI/Polri, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan lainnya.

Kepada awak media, Raymond mengatakan bahwa tujuan kedatangannya untuk menyerap secara langsung aspirasi dan mendengarkan sejumlah masukan dari masyarakat adat Keerom dari 7 suku besar yang ada di 11 Distrik dan 91 kampung.

“Saya selaku Ketua Pokja Adat asal Kabupaten Keerom berkesempatan mengunjungi masyarakat adat untuk duduk bersama membahas sejumlah persoalan yang dirasakan oleh masyarakat mulai dari pembangunan, pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi,” tuturnya.

Dia mengatakan, nantinya aspirasi ini maka selanjutnya kami MRP akan merumuskan aspirasi dari 8 kabupaten dan 1 kota pada pembukaan masa sidang ke 2 yang dihadiri oleh Pemprov Papua, DPR Papua dan Bupati/ Walikota se tanah Papua.

“Kami berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat adat di Tanah Papua, terkhusus di Kabupaten Keerom nantinya seluruh permasalahan yang ada akan kita bahas bersama pemerintah daerah,” terangnya.

Kata Raymond, Kabupaten Keerom memiliki luas wilayah yang sangat besar, sehingga dari aspek pembangunan dengan APBD Keerom yang sangat kecil masih belum bisa diterjemahkan seluruhnya.

Terkait persoalan tanah adat di Keerom, Reymon mengakui bahwa Pemerintah belum melakukan pemetaan wilayah adat secara detail dikarenakan Dewan Adat sendiri belum clear menyelesaikan masalah perbatasan tanah adat dari 7 Suku yang ada di Kabupaten Keerom.

“Tentunya ini salah satu penghambat pembangunan, kami dari Pokja Adat MRP berkomitmen akan terus memperbaikinya bersama dengan masyarakat adat dan pemerintah untuk membantu menyelesaikan persoalan tanah adat tersebut.

(@mrizul)

Berita Terkait

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan
‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎
Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi
Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit
Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945
Masyarakat Petani Jeruklegi Wetan Merasa Terbantu dengan Adanya pembangunan Irpom
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Gelar Management Training Course di Polres Pekalongan
dr, I Wayan Wisnu Brata, Sp. B, Sub Spesialis Onkologi :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:15

Priamanaya Group Salurkan Beasiswa Berprestasi di Ring Satu Perusahaan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:06

‎Temuan Limbah Medis Diduga Dibuang Sembarangan di Sidoarjo, APMP Jatim Desak APH Turun Tangan ‎

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:14

Efisiensi: Anggaran Sekwan DPRD Lahat Rp81 Miliar Lebih PUBLIK’Transfaransi Cegah Rawan Korupsi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:50

Petasan Meledak di Halaman Rumah, Warga Karangdadap Pekalongan Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:36

Kapolda NTB Pimpin Upacara Hari Juang Polri, Kenang Proklamasi Polisi 21 Agustus 1945

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Daerah

Senin, 31 Agu 2026 - 20:01