Klarifikasi Bidan di Sukaresmi: Tidak Buka Praktik, Hanya Beri Pertolongan Pertama untuk Pasien Urgen

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

CIANJUR – Seorang bidan berinisial A di wilayah Sukaresmi memberikan klarifikasi terkait dugaan praktik tanpa Surat Izin Praktik Bidan (SIPB). Ia menegaskan tidak membuka praktik, melainkan hanya memberikan pertolongan pertama bagi pasien dalam kondisi darurat.

Hal itu disampaikan A kepada awak media saat memberikan keterangan di kediamannya, Sabtu (23/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait pemberitaan yang sudah muncul, kami klarifikasi bahwa kami tidak seperti yang diberitakan. Kami memang menangani pasien, tetapi perlu diketahui tidak semua pasien kami terima. Kategori pasien yang kami tangani hanya yang tergolong darurat,” ujarnya.

A menjelaskan, kondisi geografis Sukaresmi yang masih banyak daerah sulit terjangkau dan minim fasilitas kesehatan menjadi alasan pihaknya turun tangan demi kemanusiaan.

“Karena masih banyak daerah yang belum terjangkau dan minimnya fasilitas kesehatan, maka demi kemanusiaan kami hanya memberikan pertolongan pertama. Seperti pada kondisi darurat, malam hari, atau beberapa kasus pasien urgen lainnya. Kami tegaskan, hanya pertolongan pertama untuk pasien urgen,” tegasnya.

Ia juga meluruskan soal fasilitas tempat berbaring di tempatnya. Menurut A, fasilitas tersebut hanya untuk membuat pasien merasa nyaman dan tenang.

“Adapun fasilitas tempat berbaring itu hanya untuk membuat pasien nyaman, karena kita tahu pasien dalam kondisi urgen perlu ketenangan,” terangnya.

A berharap kesalahpahaman ini bisa diluruskan agar tidak menimbulkan penilaian keliru terhadap tenaga kesehatan di Kabupaten Cianjur.

“Ini hanya kesalahpahaman. Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi dan tenaga kesehatan di Kabupaten Cianjur dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Dorong Anggaran 2027 Fokus Pertumbuhan Ekonomi Dan Pemerataan Pembangunan.
DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan
TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo
KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur
Komunitas Bagong Mogok Bersama Polsek Mande dan Pemdes Mulyasari Salurkan Bantuan untuk Pasangan Lansia Korban Kebakaran
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Bentuk Datgas Pertanahan Terlibat KasusbTanah Tidak Penjarakan Segera!!!
Kapolres Cirebon Kota Silaturahmi dengan Ketua FPI Kota Cirebon Perkuat Komunikasi Jaga Kamtibmas
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:19 WIB

PROYEK RS MITRA SIAGA BALAPULANG DIHENTIKAN SEMENTARA, REE’ GERHANA INDONESIA: “DLH SUDAH BUKA KARTU, SEKARANG PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN DPMPTSP”

Kamis, 16 Juli 2026 - 09:12 WIB

DKPP Kabupaten Cirebon Dorong Konsumsi Ikan Lewat Bazar dan Gemarikan

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:33 WIB

TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Percepat Pembangunan Desa di Wonopringgo

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:21 WIB

KS LAW FIRM Resmi Buka Layanan Bantuan Hukum untuk Warga Cianjur

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:59 WIB

Komunitas Bagong Mogok Bersama Polsek Mande dan Pemdes Mulyasari Salurkan Bantuan untuk Pasangan Lansia Korban Kebakaran

Berita Terbaru