CIANJUR // SMP IT Raden Fatah , Pondok Pesantren , Daarul Muttaqien Al hasyimi, Kecamatan Sukaresmi ,Kabupaten Cianjur , nyata sedang melaksanakan kegiatan Haflatul wada pelepasan kelas 9 dan wisuda tahfidz, yang telah lulus menjalani pendidikan dibangku SMP selama 3 tahun.
Ketika ganti tahun pelajaran baru tentu ada pelepasan, itulah tema dalam kegiatan pelepasan 29 Juni 2024 dipusatkan dilapangan tidak jauh dari Sekolah. Dan mengenai fasilitas cukup menunjang walaupun turun hujan grimis kecil tetap semangat,
Dihadiri kegiatan tersebut selain orang tua siswa- siswinya, terutama Kepala Sekolah sekaligus pengajar dan Dinas terkait.
Kegiatan ini dimeriahkan dengan berbagai rangkaian diantaranya pemberian Piagam hapalan Alquran dan dilanjutkan dengan kreasi siswa – siswi , ini perlu diapresiasi, dan lebih terpenting kegiatan ini menjalin silaturahmi antara guru dengan orang tua siswa siswi, momen sangat bermakna jangan terlupakan ini sebagai kenangan abadi.
Lanjut. Kepala Sekolah yang bernama Dede Supriatin Mpdi , menyatakan disela kesibukannya kepada Media bahwa. Kegiatan pada hari ini meluluskan anak putra putri didik kami terbaik , kelas 9 angkatan pertama berjumlah 18 siswa- siswi progres menghasilkan , mereka ini hapalan atau Hafidz Alqur’an ada yang 2 Juz ada 4 Juz sampai 8 Juz, Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan lancar,kata Kepsek, hal ini karena atas dukungan semua masyarakat yang berada diDesa Kubang dan sekitarnya, demi anak bangsa menuju masa depan yang gemilang, sekali lagi mengucapkan terimakasih kepada semuanya, pelaksanaan ini aman terkendali khidmat dan penuh keberkahan dan keselamatan, “intinya kami berharap kepada anak didik, kami selalu memberikan dorongan untuk melanjutkan kejenjang lebih tinggi juga arahan dan nasihat yang tetap baik, dan semuanya putra putri bagaimana caranya kita menjadi orang beruntung menjadi orang yang selamet dan yang penuh dengan keberkahan didunia dan akhirat, dan acara ini di isi dengan sambutan dari pihak Kecamatan, ketua Yayasan , komite tentunya Kepala Sekolah, Kepala Desa, Kapolsek, Danramil, dan kemudian Kepala Sekolah berpesan, jaga nama baik Sekolah, insya Allah pastinya anak didik ini tetap akan dilanjutkan sesuai keinginan mereka,” tandasnya (Ateng Permana)










