Ragam

Jembatan Darurat Kali Brokeh Sawangan kurang lebar

309
×

Jembatan Darurat Kali Brokeh Sawangan kurang lebar

Sebarkan artikel ini

Juornal News // Cilacap , Jembatan Kali Brokeh Desa Sawangan Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap menjadi Urat nadi akses satu – satunya keluar masuk desa penghasil jagung .
Kini mulai hari Kamis 22/06/2022 resmi ditutup sementara guna dimulainya pembangunan .

Tahun Anggaran 2022 Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang ( PUPR ) Kabupaten Cilacap resmi melaksanakan pembangunan jembatan Kali Brokeh .
Anggaran pembangunan bersumber dari APBD T.a .2022 Kabupaten Cilacap menelan Biaya Rp.2.861.870.000,00 ( dua milyar delapan ratus enam puluh satu juta delapan ratus tujuh puluh ribu rupiah )

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Jembatan ” Kali Brokeh yang sudah berdiri puluhan tahun yang lalu kini tidak mampu lagi menahan debit air sungai yang merupakan limpahan dari beberapa aliran sungai .
Lalu kemana warga bisa menyebrang selama pembangunan ?
Jembatan darurat yang dibuat disamping jembatan aslinya .
Pembuatan jembatan darurat ini banyak dikeluhkan warga karena terlalu sempit dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dan itu pun harus bergantian .

Awak media mencoba bertahan di lokasi jembatan darurat tsb menyaksikan sendiri arus keluar masuk kendaraan .
“Tato salah satu warga Sawangan yang berprofesi pendagang pisang mengeluhkan sempitnya jembatan darurat tsb sehingga ia yang biasa membawa motor dengan keranjang dagangannya sangat pas tidak ada sela sedikitpun bahkan perpapasan dengan pejalan kaki pun harus ngalah salah satu ujarnya .
Demikian juga Arif salah satu supir yang kerap mengunakan jembatan kali brokeh harus mengalah putar ke arah mentasan yang jaraknya puluhan kilo ungkap nya .

Mendengar beberapa keluhan warga penguna jembatan tsb .
Awak media mencoba menemui.kepala desa ( Kades ) Desa Sawangan dikantornya .
S u n a r t o dalam konfirmasinya membenarkan adanya pembangunan jembatan Kali brokeh dan dampak dari pembangunan itu otomatis arus lalu lintas menjadi terhambat ucapnya .
Lanjut Kades perihal keluhan – keluhan wargana terkait sempitnya jembatan darurat tsb itu pun sudah sampai ke saya .
Dan saya sebagai Kepala desa sebenarnya sudah mengusulkan pembuatan jembatan darurat tsb dibuat lebih lebar ,namun apa daya kenyataan nya cuma segitu ungkap Sunarto .( SW )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *