CIANJUR – Calon Kepala Desa Ciandam, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Alwi Iqbal Rofiky nomor urut 3 menyiapkan strategi inovasi untuk membangun desa di tengah tantangan efisiensi anggaran.
Hal itu disampaikannya usai pengundian nomor urut calon kepala desa Ciandam, Selasa, 27 Oktober 2026.
Menurut Alwi, pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat harus tetap berjalan berbarengan melalui kolaborasi dan kreativitas.
“Untuk fisik dan pemberdayaan masyarakat itu kita bisa berbarengan. Untuk membangun kita masih bisa memanfaatkan dana dari CSR. Mengingat di wilayah Desa Ciandam ini banyak perusahaan seperti sawit dan peternakan,” ujarnya.
Untuk pemberdayaan masyarakat, ia akan memaksimalkan peran Karang Taruna agar lebih mandiri dan produktif.
“Untuk masalah pemberdayaan masyarakat itu nanti akan dikelola oleh Karang Taruna, karena Karang Taruna memang tugas dan tupoksinya untuk memberdayakan masyarakat. Entah itu Karang Taruna akan melakukan pelatihan menjahit, montir atau seperti apa, yang jelas nanti kita akan rembuk bagaimana caranya masyarakat itu bisa mandiri,” paparnya.
Sementara untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa, Alwi menilai Desa Ciandam memiliki sumber daya alam yang melimpah. Ia berencana mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa dengan pendampingan dinas terkait serta menata ulang aset desa yang belum termanfaatkan.
“Untuk BUMDes saya pasti menjalankan BUMDes dengan pendampingan dari dinas-dinas terkait. Selain itu kita dari tata kelola aset desa, misalnya lahan desa yang tidur, nanti bagaimana caranya untuk dimanfaatkan seperti menarik investor,” jelasnya.
Untuk mengatasi pengangguran dan menekan angka warga yang merantau, Alwi akan menggandeng investor agar mau berinvestasi di Ciandam. Jaringannya di Kamar Dagang dan Industri akan dimaksimalkan.
“Saya akan bekerja sama bermitra dengan dinas terkait dan saya pun kebetulan di Kadin, di Kamar Dagang dan Industri, saya sudah berkoordinasi supaya di Ciandam itu investor mau berinvestasi di Ciandam. Kita melihat ke belakang, Kadin itu di tahun 2024 – 2025 menggaet investor dari Korea dengan nilai total 2 sampai 3 triliun,” katanya.
Jika terpilih, ia akan fokus memperbaiki administrasi desa. Namun jika belum diberi amanah, ia menegaskan tetap akan berkontribusi karena Ciandam adalah tanah kelahirannya.
Adapun visi yang ia usung adalah Menuju Era Baru Ciandam Istimewa dengan jargon Anak Muda yang Berkarya Nyata Bukan Karya Kata.
Program prioritasnya meliputi peningkatan kapasitas aparatur desa dan kelembagaan desa, mengembangkan ekonomi perdesaan berbasis potensi desa, meningkatkan SDM serta sarana prasarana infrastruktur, dan transparansi setiap anggaran.
Menjelang hari pencoblosan, Alwi mengaku optimistis. Ia bahkan mengklaim telah mengantongi 60 persen dukungan suara masyarakat Desa Ciandam.
Penulis : Tim Liputan
Editor : SLS














Komentar