*​Geger OTT KPK di Cilacap: Bupati SAR dan Sejumlah Kepala Dinas Dibawa ke Jakarta*

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

​CILACAP – Journal News , Publik Kabupaten Cilacap digemparkan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (13/3/2026). Dalam operasi senyap tersebut, Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rahman (SAR), bersama Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah Kepala Dinas dikabarkan turut diamankan.
​Berdasarkan informasi yang dihimpun, total sebanyak 29 orang terjaring dalam operasi ini. Sebelum diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, para pihak yang diamankan sempat menjalani pemeriksaan awal di Mapolres Banyumas.

​Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penindakan di wilayah Jawa Tengah tersebut. Ia menyatakan bahwa OTT ini diduga kuat berkaitan dengan praktik korupsi dalam pengaturan proyek-proyek pembangunan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap.


​”Benar, tim KPK melakukan pengamanan terhadap Bupati Cilacap, Sekda, serta beberapa Kepala Dinas dan pihak swasta. Hingga saat ini, ada sekitar 27 hingga 29 orang yang masih menjalani pemeriksaan intensif,” ujar Budi saat dikonfirmasi media.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam operasi tersebut, tim penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai yang jumlah nominalnya masih dalam proses penghitungan. “Ada barang bukti berupa uang, namun untuk detail jumlah dan konstruksi perkaranya akan kami sampaikan lebih lanjut,” tambahnya.
​Pantauan di lokasi menunjukkan suasana kantor Pemkab Cilacap tampak sepi pasca-kejadian. Beberapa ruangan strategis, termasuk kantor Sekretaris Daerah, telah dipasangi garis segel oleh KPK untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

​Pihak dinas terkait saat dikonfirmasi awak media juga membenarkan bahwa pimpinan mereka termasuk dalam rombongan yang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan. Hingga berita ini diturunkan, status hukum dari para pihak yang diamankan masih menunggu pernyataan resmi dari pimpinan KPK dalam waktu 1 x 24 jam.

​Reporter: SW
Editor: SLS

Berita Terkait

Gaji Tertahan 3-7 Bulan, Buruh Perkebunan Kakao Cianjur: Kebutuhan Keluarga Terus Berjalan
Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Hasil Curanmor kepada Pemilik Sah
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Cirebon Gelar Lomba Menembak Eksekutif, Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Personel
Semangat Hari Bhayangkara ke-80 Menggema Lewat Turnamen Mini Soccer Antar Satfung
HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Cilacap Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako di Desa Karangkemiri
Hari Bhayangkara ke-80 Diisi Aksi Nyata, Personel Polres Cirebon Kota Bersihkan Tempat Ibadah
DPKPP dan BPN Kabupaten Cirebon Gelar Penyuluhan Hukum Pertanahan, Cegah Sengketa dan Konflik di Masyarakat
Peringati 1 Suro, Desa Tritih Lor Cilacap Gelar Kirab Budaya dan Sedekah Bumi
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:08 WIB

Gaji Tertahan 3-7 Bulan, Buruh Perkebunan Kakao Cianjur: Kebutuhan Keluarga Terus Berjalan

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:40 WIB

Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Hasil Curanmor kepada Pemilik Sah

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:58 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Cirebon Gelar Lomba Menembak Eksekutif, Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Personel

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:20 WIB

Semangat Hari Bhayangkara ke-80 Menggema Lewat Turnamen Mini Soccer Antar Satfung

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:59 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polresta Cilacap Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sembako di Desa Karangkemiri

Berita Terbaru